“Usai penyeleksi 120 peserta untuk melahirkan 20 atlet Futsal terbaik Aceh Selatan menuju event Pra PORA 2025, kini menggandeng Rija Afrianda sebagai manajer untuk meraih gelar juara sekaligus mempertahankan Emas di PORA 2026 Aceh Jaya,” kata Deni Saputra, SE.

"Selain melakukan pembinaan dan pelatihan yang kontinyu terhadap atlet Futsal, kami juga melakukan pergantian Manajer dengan menggandeng Rija Afrianda menggantikan saudara Reza Utama karena satu dan lain hal, pergantian ini setelah melalui musyawarah internal," ujar Ketua AFK Aceh Selatan Dni Saputra, SE kepada INFORakyat.co, Rabu (28/5/2025) di Tapaktuan.
Sesungguhnya, kata Deni Saputra, penunjukan manager Rija Afrianda ini, semata-mata untuk memperkokoh tim Futsal Aceh Selatan agar lebih energik dan berjiwa kesatriaan di medan laga, tentu memasang target jadi champion, dan itu muncul pada jiwa Rija Afrianda.
Baca Juga:
Siswa MAN 4 Aceh Selatan diasah dan Sosialisasi Dasar Menulis, Literasi Media dan Pemahaman Hoaks

"Menyintai olahraga Futsal menjadi satu kesatuan dalam meracik kekompakan, menggelorakan semangat juang dan mendorong perkembangan pemain untuk meraih prestasi, kami menilai saudara Rija Afrianda memiliki kemampuan untuk membina anak-anak," imbuh ketua AFK Aceh Selatan.
Untuk itu, pengurus AFK Aceh Selatan mengucapkan selamat bergabung dan sama-sama berjuang kepada saudara Rija Afrianda yang backgroundnya (latar belakang) seorang pengusaha travel mobil rental, namun bukan sudut itu yang menjadi daya tarik untuk nimbrung di kancah Futsal.
Berkecimpung di sektor olahraga, sambung Deni Saputra, tidak semata-mata mengandalkan ekonomi, tetapi rasa setia kawan, tanggung jawab dan ketersediaan waktu lebih terdepan dari segala-galanya. Diperkirakan, sikap ini ada pada saudara Rija Afrianda.
"Dengan tampilnya saudara Rija Afrianda sebagai manajer Futsal Pra PORA 2025 Aceh Selatan, mari kita tata langkah perjuangan lebih profesional, seraya memantapkan harapan mempertahankan Medali Emas di pertarungan PORA 2026 di Aceh jaya," harapnya.
Menurut Deni Saputra, pihaknya sudah berusaha melakukan yang terbaik, namun perlu dukungan masyarakat dan pemerintah daerah dalam meraih cita-cita atlet futsal.
"Dalam kondisi apapun, kami nyatakan siap menuju Pra PORA berbekal semangat dan hasrat mempertahankan emas," tegasnya.
Jika semua pihak menyatukan persepsi dan pandangan, semua tugas berat akan terasa ringan, apa lagi hadir dukungan dari pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat, tentu akan mendorong majunya olahraga di bumi Teuku Cut Ali, pungkasnya. ||













