Aktivis GMNI Sorot 30 Anggota DPRK Aceh Tenggara Orientasi ke Banda Aceh di Tengah Efisiensi Anggaran

author
Almujawadin

16 May 2025 15:32 WIB

Aktivis GMNI Sorot 30 Anggota DPRK Aceh Tenggara Orientasi ke Banda Aceh di Tengah Efisiensi Anggaran
Aktivis GMNI Aceh Tenggara, Kutacane, Jumat (16/5/2025) INFORakyat/ Al
Berdasarkan informasi yang di himpun INFORakyat.co, Jum’at (16/5/2025) kegiatan 30 anggota DPRK tersebut menelan anggaran mencapai 900 Juta lebih.
KUTACANE, INFORakyat.co - Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tenggara menyoroti 30 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tenggara lakukan orientasi ditengah efisiensi anggaran di Hotel Hermes Banda Aceh.

Berdasarkan informasi yang di himpun INFORakyat.co, Jum"at (16/5/2025) kegiatan 30 anggota DPRK tersebut menelan anggaran mencapai 900 Juta lebih.

Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI) Aceh Tenggara, Ardian, mengatakan pihaknya tidak keberatan terkait orientasi yang di lakukan oleh 30 anggota DPRK tersebut.

Namun Adrian menyayangkan pelaksanaan kegiatan tersebut di lakukan di luar kabupaten Aceh Tenggara.
"Dengan anggaran 900 juta yang di serap dan di hambur ke luar daerah tentu mengurangi angka pendapatan bagi daerah, sehingga kita menilai DPRK tidak memiliki program untuk peningkatan perekonomian bagi masyarakat setempat," ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Adrian juga mencontohkan beberapa lokasi jembatan penghubung yang putus seharusnya menjadi atensi untuk di perbaiki.

Namun, kata Adrian, DPRK hanya menyibukkan dengan kegiatan orientasi yang diduga dapat menguntungkan secara pribadi mereka.

"30 anggota DPRK Aceh Tenggara yang menduduki kursi jabatannya saat ini tidak layak untuk di perjuangkan ke depannya" tegas Adrian.

Sementara Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tenggara, Hatta Desky, saat di konfirmasi melalui via WhatsApp Jumat (16/5/2025) membenarkan atas kegiatan orientasi 30 anggota DPRK Aceh Tenggara di Hotel Hermes Banda Aceh.
"Kegiatan di Hotel Hermes Banda Aceh, dengan anggaran 900 jutaan" jawab Hatta dengan singkat.

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Daerah