Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Aceh Konsolidasi, Kejari Aceh tengah Terancam Jadi Sorotan

author
HERU DWI SURYATMOJO

26 May 2025 12:19 WIB

Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Aceh Konsolidasi, Kejari Aceh tengah Terancam Jadi Sorotan
Koordinator Kebijakan Publik Kontrol Independent wilayah Aceh, Faji Amin. Foto: Dokumentasi pribadi.
“Kami akan mengawal dugaan kasus ini sampai tuntas dan kami kedepan akan berkolaborasi dengan beberapa organisasi. Hari ini terlebih dahulu kami adakan konsolidasi,

BANDA ACEH, INFORakyat.co - Sejumlah aktivis mahasiswa dan pemuda Aceh mengadakan konsolidasi dalam rangka menyukseskan demonstrasi yang akan berlangsung di halaman kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh

Upaya Aksi demonstrasi dimaksud meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia terbuka terkait pemeriksaan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Tengah di pusaran kasus," kata Koordinator Kebijakan Publik Kontrol Independent wilayah Aceh, Faji Amin mahasiswa Aceh melalui rilisnya kepada INFORakyat.co, Senin (26/5/2025).

Menurut Faji Amin, sejak bulan Maret 2025 lalu, Tim Kejagung telah memeriksa sejumlah Kepala SKPK Aceh Tengah di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terkait dugaan keterlibatan permintaan paket proyek di daerah tersebut. Begitu pula adanya dugaan Kajari dalam pelaksanaan pelatihan Life Skill (kemampuan dan kompetensi) aparatur desa di Aceh Tengah yang menggunakan Dana Desa (DD).

"Kami akan mengawal dugaan kasus ini sampai tuntas dan kami kedepan akan berkolaborasi dengan beberapa organisasi. Hari ini, Senin (26/5/2025-red) terlebih dahulu mengadakan konsolidasi," pungkas Faji Amin mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh itu.

Atas sikap dan kebersamaan mahasiswa (aktivis), tutur Faji Amin, pihaknya  mengucapkan terimakasih kepada seluruh rekan-rekan aktivis telah terpanggil dan hadir dalam rangka konsolidasi, semoga menjadi awal yang baik masyarakat Aceh.

Sementra itu Ketua Bem Fisipol Universitas iskandar Muda (UNIDA) Adrisal juga menyampaikan komitmennya dalam rangka menyuarakan aspirasi masyarakat Aceh dalam indikasi Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Sebagai mahasiswa tentu memiliki tanggung jawab moral dalam mengontrol kebijakan-kebijakan pemerintah, dan hari ini kami pastikan akan berada di barisan terdepan  mengawal kasus-kasus dugaan korupsi di bumi Aceh," tegas Adrisal didampingi sejumlah mahasiswa.

Pernyataan senada juga disampaikan jenderal lapang Aktivis Kota Isra Afuadi. Ia menegaskan siap bergabung untuk mengatur langkah-langkah mengawal kasus di Aceh Tengah.

"Saya bersama kawan-kawan aktivis kota menyatakan sikap siap untuk melakukan demonstrasi dalam mengawal dan menindaklanjuti kasus dugaan penyalahgunaan wewenang yang menyeret Kejari Aceh Tengah," pungkas Isra Afuadi. ||.

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Komunitas