Anggota DPRK: Bupati Aceh Selatan Harus Genjot PAD, OPD Pemasukan Tertinggi Diberi Reward

author
Sudirman Hamid

05 Jun 2025 14:46 WIB

Anggota DPRK: Bupati Aceh Selatan Harus Genjot PAD, OPD Pemasukan Tertinggi Diberi Reward
Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Surya Asmadi. INFORakyat/Dokumentasi.
“Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan harus mengevaluasi (rework) pemasukan PAD untuk mewujudkan daerah maju dan produktif, OPD yang mencapai jumlah tertinggi berhak mendapat penghargaan (reward) sebagai bentuk prestasi dan terimakasih,” ucap Surya Asmadi.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co - Era efisiensi anggaran secara nasional, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan, Provinsi Aceh harus fokus dan bekerja keras untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) di berbagai sektor jika daerah mau maju dan produktif.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRK Aceh Selatan Surya Asmadi, katanya, tidak ada solusi lain di tengah kondisi keuangan daerah sedang tidak baik-baik saja, hanya peningkatan PAD jalan keluarnya.

"Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan harus mengevaluasi (rework) pemasukan PAD untuk mewujudkan daerah maju dan produktif, OPD yang mencapai jumlah tertinggi berhak mendapat penghargaan (reward) sebagai bentuk prestasi dan terimakasih pemerintah daerah," ucap Surya Asmadi kepada INFORakyat.co melalui sambungan seluler, Kamis (5/6/2025).

Sebaliknya, bagi Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang tidak mampu menunjukan prestasi peningkatan PAD, berhak dievaluasi kinerjanya dan diberikan kepercayaan kepada pejabat lain untuk melakukan pembenahan dan kerja keras.

"Upaya peningkatan PAD tidak cukup dengan menoreh kertas penghargaan (piagam) atau tropi, tetapi harus dibarengi pemasukan anggaran untuk membangun daerah beserta melahirkan kesejahteraan masyarakat, tanpa anggaran sama saja nihil," tegasnya.

Menurut politisi Partai NasDem itu, program unggulan apapun yang ingin dilaksanakan pemerintah Aceh Selatan dibawah kepemimpinan Mirwan MS dan Baital Mukadis (MANIS) untuk mengakomodir visi dan misi, tentu tidak semudah membalik telapak tangan karena prosesnya bertumpu kepada ketersediaan anggaran.

Hemat kami, sambung Surya Asmadi, secara nasional kondisi efisiensi anggaran akan berlanjut pada tahun anggaran 2026 mendatang, apabila tanpa peningkatan pemasukan PAD, diprediksikan sulit mewujudkan daerah maju dan produktif, jikapun terlaksana tetap kurang maksimal atau akan keteteran.

Pernyataan dan saran ini disampaikan, semata-mata untuk mendorong keberhasilan program pemerintahan Mirwan-Baital yang tertuang dalam visi-misi saat kampanye. Saran ini bersifat konstruktif agar OPD-OPD lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi pemasukan daerah, bukan cuma omon-omon dan menghabiskan SPPD.

"Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan harus fokus mengupayakan peningkatan PAD di semua lini, evaluasi kinerja OPD perlu dilakukan di sektor PAD, sehingga tidak terkesan kepala SKPK membuat laporan agar bapak senang tanpa bukti keberhasilan dalam memacu kemajuan daerah," imbuh Surya Asmadi lagi.

Ia mengingatkan pemerintah daerah, potensi peningkatan PAD dapat digenjot di berbagai sektor, bukan sekedar odong-odong dan tercermin pada kegiatan seremonial belaka.

"Bayangkan saja, akibat efisiensi anggaran, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sampai saat ini belum kelar dan disahkan, ini menandakan keadaan daerah sedang tidak baik-baik saja, belum lagi berbicara rasionalisasi. Persediaan anggaran juga terkonsentrasi kepada etos kerja dan kedisiplinan ASN," pungkasnya. ||

Tags terkait :

Editor : HERU DWI SURYATMOJO

Kanal : Pemerintahan dan Pembangunan