“Sejak lama saya mendambakan rumah layak huni, kondisi ekonomi membuat kami sekeluarga tidak berdaya, rasa syukur kepada Allah dan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperbaiki rumah idaman bagi kami,” ucap Ainuddin.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE menyerah terima dan launching Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada penerima asas manfaat di Gampong Suaq Hulu Kecamatan Samadua, Minggu (25/5/2025).
Informasi dihimpun, raut wajah Ainuddin 60 Tahun bersama keluarga, penduduk Gampong Suaq Hulu, Kecamatan Samadua terlihat berseri, pancaran kebahagian dan rasa haru menyelimuti jiwa dan perasaan mereka ketika penerima secara simbolis hasil Rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni dari Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan dalam kegiatan launching dan serah terima.
"Sejak lama saya mendambakan rumah layak huni, kondisi ekonomi membuat kami sekeluarga tidak berdaya hingga harus tinggal di rumah tidak layak huni. Rasa syukur kepada Allah dan terimakasih kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperbaiki rumah idaman bagi kami," ucap Ainuddin saat diwawancara INFORakyat.co selepas penerima rumah.

Sebelum diperbaiki oleh pemerintah daerah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), rumah kami serba kekurangan dan mirip gebuk. Setelah dilakukan rehabilitas (perbaikan), rumah ini menjadi tempat tinggal idaman, aman, nyaman dan lebih maksimal untuk beribadah.
"Terima kasih bapak Bupati dan Wakil Aceh Selatan yang telah menaruh perhatian dan kepedulian kepada kami yang kurang mampu, semoga panjang umur dan terus sukses dalam mensejahterakan masyarakat," ujarnya dengan suara bergetar.
Dalam sambutannya di hadapan ratusan warga, H. Mirwan MS menegaskan, memiliki rumah yang layak bagi setiap warga negara adalah amanat UUD 1945 dan itu termaktub dalam Visi-Misi yang diusung pasangan Mirwan-Baital Mukadis (MANIS) dan sejalan dengan program Presiden Prabowo serta Pemerintah Aceh.
Sesuai anggaran dan keadaan daerah, tahun ini digarap dulu 25 unit melalui Dinas Perkim dan 40 unit digawangi Baitul Mal dalam program 100 kerja. Kedepan diupayakan lebih meningkat dan merata di seluruh Aceh Selatan, diperuntukan bagi warga miskin, anak yatim dan penyandang disabilitas, papar Mirwan MS berkomitmen.
"Betapa trenyuhnya, sedih dan menimbulkan perasaan iba ketika kita melihat rumah-rumah warga yang kurang layak, sementara sebagian kita tinggal dan menempati rumah mewah layaknya istana. Sesungguhnya, ketidakberdayaan mereka semata-mata faktor ekonomi," papar Mirwan.
Ia menambahkan, kondisi dan fenomena yang dipantau dan evaluasi, masih banyak rumah di Aceh Selatan yang jauh dari kategori tidak layak huni.

"Ini menjadi tugas pokok dan prioritas pemerintahan MANIS untuk melakukan pembenahan secara berkesinambungan guna membangun dan merehabilitasi rumah-rumah tidak layak huni menjadi lebih baik, program ini tertuang dalam visi-misi dan menjadi janji yang harus ditepati," tegasnya di atas podium kehormatan.
Harapan pemerintah daerah, bagi yang sudah memperoleh rumah rehabilitasi maupun bangun baru, mohon dirawat dengan baik agar bersih, nyaman dan terpelihara. Mudah-mudahan saudara-saudara kami tenang dan senantiasa nyaman beraktivitas dan beribadah.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Perkim Aceh Selatan Ikhsan Setiawan, ST, MM dalam laporannya menyebutkan, mewujudkan rumah layak huni Presiden Prabowo menarget 3 juta unit rumah layak huni setiap tahun. Langkah itu sangat sesuai dengan Visi-Misi bapak bupati dan wakil bupati Aceh Selatan dalam mewujudkan kabupaten maju dan produktif melalui pemberdayaan rumah layak huni.
"Hasil verifikasi dan pendataan di lapangan, di Aceh Selatan masih terdapat 1.537 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Khusus tahun 2024-2025 pemerintah daerah dan provinsi merehabilitasi sebanyak 51 rumah melalui Dinas Perkim, meliputi 10 unit bangun baru dan 41 unit rehabilitas dengan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar," ungkapnya.
Untuk target program 100 kerja Bupati dan Wakil Bupati difokuskan 25 unit dulu. Selain itu, melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 124 Kodim 0107 di Labuhan haji Timur juga dibangun 2 unit rumah. Kemudian program Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dialokasikan sebanyak 57 unit rumah.
"Totalnya seluruhnya berjumlah 110 unit rumah di Kabupaten Aceh Selatan, demikian kami laporkan hasil kerja keras dan komitmen Bupati dan wakil Bupati tahun 2025," pungkas Ikhsan Setiawan.
Pantauan INFORakyat, kegiatan Launching RTLH di Suaq Hulu Samadua dihadiri Plt Sekda Masrizal, M.Si, Ketua Komisi III DPRK Idrus, Dandim Letkol Inf. Faiq Fahmi, unsur Polres, para SKPK, Camat se Aceh, Unsur Forkompimcam, para keuchik dan Imum Mukim se Samadua serta pihak berkompeten. ||




