“Pemerintah daerah bersama Kepolisian Polres Aceh Selatan komitmen memberantas judi online, kalau ada ASN terbukti terlibat akan ditindak tegas sesuai aturan dan perundang-undangan, ini bukan cuma gertak sambal,” ucap Wakil Bupati H. Baital Mukadis, SE.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh mengeluarkan pernyataan tegas terkait upaya pemberantasan Judi Online (Judol) yang sedang diburu pihak penegak hukum, terkhusus kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan setempat.
"Kami mulai mencium aroma tidak sedap dari berbagai pihak, terkait indikasi keterlibatan ASN di pusaran judi online. Kecanduan judi online bagi ASN bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi turut menurunnya etos kerja dan pelayanan publik di birokrasi pemerintah serta berdampak kepada ekonomi keluarga," ujar Wakil Bupati Aceh Selatan H. Baital Mukadis, SE kepada INFORakyat.co, Rabu (4/6/2025).
Saat bertemu dadakan dengan awak media, politisi Partai Demokrat tersebut menuturkan, "jika kedapatan dan terbukti ASN terlibat judi online akan ditindak tegas, siap-siap menanggung resikonya. Apalagi sempat melakukan praktik itu di ruangan perkantoran hingga tertangkap, kantor bukan lapak judi. Ini sangat-sangat memalukan," imbuhnya.
Menurut Baital Mukadis, pihaknya sudah mengatur strategi dengan mengirim spion ke sejumlah titik yang diduga lokasi atau tempat mangkalnya ASN melalaikan kedisiplinan akibat candu judi online.
"Pemerintah daerah bersama kepolisian Polres Aceh Selatan komitmen memberantas judi online, kalau ada ASN terbukti terlibat akan ditindak tegas sesuai aturan dan perundang-undangan, ini bukan cuma gertak sambal," Baital Mukadis.
Ia mengakui kalau kabar angin ini sudah sampai ke telinga bapak bupati dan dirinya, bahkan ada yang sudah berurusan dengan pihak berwajib akibat terlibat judi online.
"Kami mengingatkan, mohon tingkatkan kedisiplinan, jangan berlama-lama di warung kopi dan hindari judi online, narkoba serta berbagai perbuatan yang dilarang agama dan perundang-undangan, kami tidak tinggal diam dan akan menelusuri informasi ini lebih akurat tanpa neko-neko," paparnya.
Sesungguhnya, sambung Wakil Bupati, judi online itu sangat merugikan ³diri sendiri dan keluarga karena berdampak pada kelalaian akibat dimulai harapan palsu padahal sama sekali tidak menuntungkan.
"Jauhi dan sayangilah diri sendiri, keluarga dan masa depan serta jangan korbankan karir saudara-saudara sebagai abdi negara," pungkasnya. ||





