Berfungsi Meningkatkan Daya Pikir, Harga Sarang walet Kian Terpuruk di Aceh Selatan

author
Sudirman Hamid

19 Apr 2025 17:49 WIB

Berfungsi Meningkatkan Daya Pikir, Harga Sarang walet Kian Terpuruk di Aceh Selatan
“Harga Sarang Walet kian terpuruk di pasaran, petani di Aceh Selatan mengunduh kekecewaan dan dihadapkan dengan keprihatinan mendalam,” ucap Zainal.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Memasuki Tahun 2025, harga Sarang walet semangkin terpuruk dan anjlok ke level paling bawah, petani kecewa dan merasa prihatin.

Hal tersebut disampaikan salah seorang petani Sarang Burung Walet di Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh Zainal kepada INFORakyat.co, Sabtu (19/4/2025).

Katanya, harga Sarang Walet benar-benar hancur, terpuruk habis selama beberapa terakhir, untuk kategori super (putih bersih) ditampung Rp 5 juta per kilogram.

"Agen pengumpul membeli dari petani dengan harga Rp 5 juta per kilogram. Harga itu dibeli secara Cong (rata-rata) dari petani di Bulohseuma. Jika disortir bisa lebih rendah lagi," ujar Zainal mengaku sedih dan tidak tau penyebab terjadi fluktuasi.

Menurut Zainal, sebelumnya harga Sarang walet berpusar di kisaran Rp 10 juta lebih. Kondisi ini benar-benar membuat para petani walet kecewa di tengah-tengah harga emas kian melonjak.

Foto Sarang walet. Istimewa.

"Kami minta pemerintah daerah bisa menjembatani agar harga Sarang Walet bisa normal kembali. Sejauh ini, kami tidak tahu apakah ada permainan atau memang terjadi penurunan global," tandasnya.

Informasi dihimpun dan dikutip dari berbagai sumber penelitian menunjukkan bahwa sarang burung walet dapat meningkatkan kinerja otak dan kemampuan berpikir dengan cara mengurangi peradangan dan stres oksidatif di otak.

Stres oksidatif terjadi ketika radikal bebas merusak sel-sel yang sehat di dalam tubuh. Sarang walet diproduksi dari air liur burung yang suka bersarang di gua. Begitu berarti manfaat dari Sarang walet, namun harga di pasaran terpuruk.

Diketahui, Burung walet (Family Apodidae) adalah habitat atau Kumpulan komunitas burung yang ditemui di wilayah Asia Tenggara, banyak dijumpai di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Kamboja dan Laos. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Daerah, Ekonomi