Bupati Aceh Selatan Berdiskusi dengan PWI, Beberkan Gagasan Brilian, Gaji 13 ASN Sedang Proses

author
Sudirman Hamid

19 Jun 2025 20:46 WIB

Bupati Aceh Selatan Berdiskusi dengan PWI, Beberkan Gagasan Brilian, Gaji 13 ASN Sedang Proses
Bupati Aceh Selatan H Mirwan MS, SE, M.Sos didampingi Asisten I H. Kamarsyah, S.Sos, MM dan Asisten Pembangunan Willy Cahyadi Darwin, S.Sos berdiskusi intens dengan 13 anggota PWI di ruang kerja khusus, Kamis (19/6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid.
“Alhamdulillah gaji ke 13 ASN di ruang lingkup Pemerintah Aceh Selatan sedang diproses pembayaran, bahkam terbanyak hal lain sedang kami gagas umtuk kemajuan daerah,” ucap Bupati H. Mirwan MS, SE, M.Sos.

TAPAKTUAN, IMFORakyat.co – Bupati Mirwan MS, SE, M.Sos menyebutkan, hak-hak Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten Selatan berupa gaji ke 13 sedang dalam proses Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD).

"Jangan cemas, pembayaran gaji ke 13 ASN Aceh Selatan sudah kita arahkan untuk dicairkan, saat ini sedang dalam tahapan proses pengamprahan," ujar H. Mirwan MS menjawab pertanyaan INFORakyat usai berdiskusi dengan anggota PWI di Aula khusus ruangan kerjanya, Kamis (19/6/2025) sore tadi.

Pantauan di lokasi, pertemuan yang dibungkus diskusi dan saling memapar solusi tersebut menyita beberapa jam, Bupati Aceh Selatan didampingi Asisten Pemerintahan H Kamarsyah, S.Sos, MM serta Asisten Pembangunan dan ekonomi Willy Cahyadi Darwin, S.Sos. Sementara pengurus dan anggota PWI hadir lengkap sebanyak 13 personil.

Bupati Aceh Selatan H Mirwan MS, SE, M.Sos berfoto bersama Pengurus dan Anggota PWI di Aula Khusus ruang kerja bupati, Kamis (19/6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamdi

H. Mirwan mengatakan, ia maju dan terpilih menjadi pimpinan daerah bersama H Baital Mukadis, SE bukan untuk menebar permusuhan tetapi mencari persahabatan dan persaudaraan yang lebih banyak untuk memajukan daerah.

"Maunya saya, semua elemen duduk sama rendah berdiri sama tegak, tidak ada pilih kasih atau berniat merendahkan siapapun. Usai Pilkada, sudah tidak ada lagi perbedaan apalagi permusuhan, hanya saja beban kerja dan waktu dalam program kerja 100 hari membuat silaturahmi agak terganggu," tegasnya.

Kepada anggota PWI diakui bupati, bahwa selama ini pendopo terbuka luas untuk kepentingan masyarakat, tanpa memilah dan memilih, bahkan pihaknya sering menerima tamu hingga larut malam. Boleh dibandingkan dengan pemdopo lain.

"Saya membuka kran untuk berdiskusi demi kemajuan Aceh Selatan, orang atau tamu yang datang tidak pernah dibenci, malah merasa senang dan membuka diri berdialog dalam mengakomodir visi dan misi. Sebagian masyarakat belum pernah tahu sejauh mana program yang kami gagas untuk mewujudkan Aceh Selatan maju dan produktif, diam itu bukan berarti tidak berbuat," ulasnya.

Rentetan diskusi berlangsung familiar, H. Mirwan MS terlihat serius dan bergairah dalam aspek tukar pendapat dan saling mengisi demi kejayaan dan keluar dari kondisi yang sedang tidak baik-baik saja akibat cengkeram defisit dan efisiensi anggaran berskala nasional.

"Saya mengajak semua pihak bersinergi dan berkontribusi di segala sektor, termasuk awak media berperan penting dalam memacu kemajuan daerah, banyak hal dan gagasan yang belum kami publikasikan ke ruang publik," papar Mirwan MS se raja menjabarkan sejumlah program prioritas yang sedang digalang. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Pemerintahan dan Pembangunan