“Saya berpesan kepada para mahasiswa-mahasiswi, agar dapat menjaga nama baik almamater sekaligus menghormati norma yang berlaku di tempat KKN dan hilangkan sekat perbedaan di tengah-tengah masyarakat,” kata HM.Salim Fakhry, SE, MM.
KUTACANE, INFORakyat.co - Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM melepas keberangkatan 352 mahasiswa-mahasiswi Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan ke - XXI Tahun ajaran 2025.
KKN mahasiswa Universitas Gunung Leuser Aceh ke XXI tahun 2025 mengusung tema "Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri, Kreatif, Berbudaya dan Bebas Dari Narkoba"
Pelepasan berlangsung di halaman Gedung Serbaguna Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh di Kutacane, Jumat (9/5/2025), dihadiri unsur Ketua DPRK, Kapolres Agara, AKBP Yulhendri, SIK, Dandim 0108 Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro ST, pejabat berkompeten, pengurus dan pengawas Yayasan Pendidikan Gunung Leuser Kutacane serta para undangan.
Dalam arahannya, Bupati Aceh Tenggara HM Salim Fakhry, SE, MM, berpesan kepada para mahasiswa agar menjaga nama baik almamater, menghormati norma yang berlaku di tempat KKN untuk menghindari hal-hal yang berpotensi menimbulkan konflik.
"Saya berharap agar adik-adik mahasiswa yang melaksanakan KKN dapat berbaur bersama masyarakat, hilangkan sekat dan perbedaan dari berbagai hal, sehingga nantinya kegiatan KKN berjalan dengan baik, lancar dan dituangkan dalam skripsi," ujar HM Salim Fakhry.
Selain menitip pesan kepada mahasiswa, bupati juga menyampaikan pesan kepada para camat, Kapolsek, koramil, kepala desa dan tokoh masyarakat, agar dapat menerima para mahasiswa dengan sebaik-baiknya, memberikan petunjuk dan arahan untuk terselenggaranya KKN di wilayah masing-masing.
Baca Juga:
Ikhtisar Tindak lanjut BPK atas 286 Rekomendasi dan 111 Temuan di Aceh Selatan Tahun 2021 – 2025
"Jika ada kendala maupun kesulitan yang dialami dapat dicari jalan keluar terbaik (solusi) dengan saling berkoordinasi, tidak saling menyalahkan dan sama-sama menuntun partisipasi," himbau bupati.
Kemudian, saling menjalin komunikasi dengan para mahasiswa maupun para supervisor KKN, sehingga kebersamaan dan kekeluargaan dapat terjalin dengan baik dan harmonis.
Secara tegas Salim Fakhry mengatakan, supaya mahasiswa dan mahasiswi tidak terlibat narkoba dan judi online, sengkirannya ada, mulai dari sekarang tinggalkan dan diperangi, saat ini pemerintah daerah lagi gencarnya memberantas Narkoba.
Baca Juga:
TTI: Jangan Jadikan Aceh Hanya Penghasil Gas dan Penonton, Hilirisasi Harus di Tanah Rencong
"Saya berharap kepada anak-anak ku, jangan pernah takut memberikan informasi kepada aparat atau ke saya sendiri tentang kecurigaan atau isu penyalahgunaan narkoba, identitas kalian pasti dirahasiakan. Kami bersama Pak Kapolres dan Pak Dandim, dan pihak terkait sudah menyatakan sikap perang terhadap narkoba," papar Salim Fakhry yang juga Ketua Pembina YPGL Kutacane.
Kepada mahasiswa dan mahasiswi KKN, pihaknya meminta agar berperan aktif untuk mensosialisasikan bahaya narkoba kepada masyarakat di tempat KKN.
Sebelumnya, Rektor UGL Aceh, Dr. Indra Utama, M.Pd melaporkan program kuliah KKN tahun ajaran 2025. Katanya, KKN tahun ini meliputi mahasiswa dan mahasiswi dari Fakultas Teknik, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Pertanian dan Fakultas Ekonomi.
"Sebanyak 352 mahasiswa yang mengikuti KKN disebarkan di 27 desa di 5 kecamatan, yakni Badar, Bambel, Semadam, Tanoh Alas dan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara," ungkap Indra Utama.
Menurut Rektor UGL itu, 352 mahasiswa yang akan ditempatkan di Kute, selain memberi dan menimba pengalaman belajar kerja nyata, mahasiswa menjadi perpanjangan tangan atau corong pemerintah untuk memfollow-up pesan pembangunan dan program pemerintah secara berantai kepada masyarakat luas. ||






