“Korban meninggal dunia merupakan suami istri (Pasutri) dan dua anak mereka yang masih dibawah umur, berusia 13 dan 2 tahun, sementara 2 lagi kritis di larikan ke RSUD H. Sahudin Kutacane,” kata warga setempat.
KUTACANE, INFORakyat.co – Peristiwa tragis dan menggemparkan publik, enam warga Desa Uning Segugur Kecamatan Babul Rahmah Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh menjadi korban pembacokan, empat orang tewas mengenaskan, dua lagi mengalami luka kritis.
Tragedi maut dan bersimbah darah tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, Senin (16/6/2025). Seorang pria bersenjata tajam mengamuk dan membacok satu keluarga secara beringas hingga empat orang tewas, sementara dua lagi luka parah dan harus menjalani rawatan intensif di rumah sakit.
"Ya, ada empat korban meninggal dunia dan dua lainnya kritis. Petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mendalami penyelidikan terhadap peristiwa pembunuhan ini serta motifnya," kata Wakapolres Aceh Tenggara Kompol Yasir menjawab konfirmasi awak media.
Terkait peristiwa ini, Polisi masih mendalami apakah pelaku Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) atau ada motif lain dibalik tragedi ini.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah warga menyebut pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan diduga mengidap gangguan jiwa.
Warga juga mengaku, pelaku sebelumnya kerap menunjukkan perilaku aneh namun belum pernah melakukan tindakan kekerasan atau pengancaman hingga peristiwa maut itu terjadi.
"Korban meninggal dunia merupakan suami istri (Pasutri) dan dua anak mereka yang masih dibawah umur, berusia 13 dan 2 tahun, sementara 2 lagi kritis di larikan ke RSUD H. Sahudin Kutacane," papar warga setempat.
Masih keterangan warga, pembacokan diduga dilakukan oleh seorang pria disebut-sebut berinisial AP (35 tahun) pekerjaan petani, penduduk desa Alur Langsat Kecamatan Tanoh Alas, kabupaten Aceh Tenggara. Berat dugaan mengalami gangguan jiwa.
Mengetahui peristiwa itu, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry bersama unsur Kepolisian dan TNI langsung turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Salem Fakhry menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban. Ia meminta aparat bergerak cepat menangkap pelaku dan memastikan rasa aman terhadap warga.
"Kami berharap pihak penegak hukum bertindak tegas. Jangan sampai ada korban lain. Kejadian ini melukai rasa kemanusiaan dan sangat menyedihkan. Kami akan memastikan keluarga korban mendapatkan bantuan yang layak," pungkas Salim Fakhry kepada wartawan. ||





