“Kami diperintah langsung oleh untuk perbaiki dan menyalurkan bantuan kepada korban gempa bumi di Kuta Baro Sawang dan Kluet Tengah, Alhamdulillah secapatnya ditindaklanjuti,” kata Ruspiadi, SE, M.Si.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dengan cepat melaksanakan instruksi Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos menyerahkan bantuan masa panik kepada tiga keluarga korban gempa bumi sekaligus memperbaiki kerusakan yang terjadi, Sabtu kemarin, 11 Mei 2025.
"Alhamdulillah, apa yang diarahkan bapak bupati sudah kita laksanakan dengan cepat, tepat dan sukses, bantuan untuk korban gempa bumi di tiga titik sudah diserahkan kepada penerima manfaat," ujar Kabid Darurat BPBD Aceh Selatan, Ruspiadi SE, M.Si melalui keterangan tertulis, Senin (12/5/2025).
Adapun tiga rumah yang mengalami kerusakan dalam peristiwa Gempa bumi dengan estimasi berkekuatan magnitudo 6,2 SR pada Minggu 11 Mei 2025, sekitar pukul 16.00 Wib yakni, rumah milik Zulfa (44 tahun) dan rumah Jufri (52 tahun) warga gampong Kuta Baro Kecamatan Sawang dan rumah milik Arif Rahman (38 tahun) warga Simpang Tiga Kecamatan Kluet Tengah.
Ruspiadi menyampaikan, selain menyerahkan bantuan masa panik, Bupati Aceh Selatan juga memerintahkan untuk dilakukan perhitungan riil atas kerusakan yang dialami korban gempa bumi tersebut.
"Semua arahan pimpinan sudah kita tindaklanjuti, termasuk menghitung kerusakan yang terjadi. Terkait rencana perbaikan rumah korban, kami menunggu arahan lebih lanjut sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku," jelasnya.
Amatan INFORakyat, penyerahan bantuan untuk korban bencana alam tersebut diserahkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Selatan H Zainal, SE, M.Si didampingi Perangkat Gampong dan unsur Muspika.
Diberitakan sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang wilayah Barat Daya Aceh juga terasa hebat di sejumlah kabupaten/kota hingga guncangannya terasa sampai ke Kota Medan, Sumatera Utara.
Warga Aceh yang sedang berada di Medan, Jefri Juanda menyebutkan, di beberapa titik sempat membuat warga panik terutama di pusat-pusat perbelanjaan dan gedung-gedung tinggi.
"Saat gempa terjadi, saya berada di sekitaran jalan Brigjen Katamso, Medan. Mobil yang diparkir terlihat bergoyang, tiang-tiang juga berguncang, warga sempat panik, namun suasana kembali normal," terang Jefri Juanda melalui percakapan handphone.
Baca Juga:
Bantuan Pascabanjir Aceh Singkil Tersendat, Warga Geram Jadup Tertahan dan Rehab Rumah Belum Jalan
Guncangan gempa bumi tersebut menyebarkan ke sejumlah kawasan di Medan, jalan Sisingamangaraja, Gatot Subroto, Balai Kota, Helvetia hingga Binjai. ||




