Dua Lokasi Sudah Disurvei, Butuh Lahan 5 Hektar Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Aceh Selatan

author
Sudirman Hamid

28 Apr 2025 11:36 WIB

Dua Lokasi Sudah Disurvei, Butuh Lahan 5 Hektar Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Aceh Selatan
Proses diskusi peningkatan mutu pendidikan diwarnai tanya jawab dari peserta kepada Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS di SMPN I Tapaktuan, Senin (28/4/2025). INFORakyat.co/Sudirman Hamid
“Saat ini sedang kita pertimbangkan lokasi pembangunan sekolah rakyat, butuh lahan seluas 5 hektar. Ada dua lokasi sudah di survei, kecamatan Sawang dan Pasie Raja. Kita diskusikan yang terbaik dan layak,” kata H. Mirwan MS, SE, M.Sos.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos menegaskan, membangun sekolah rakyat butuh lahan seluas 5 hektare, dua lokasi sudah dilakukan survei tinggal mempertimbangkan yang terbaik agar penggunaannya benar-benar berfungsi.

Pernyataan tersebut disampaikan H. Mirwan MS dalam wawancara door stop selepas diskusi peningkatan mutu pendidikan produktif dan maju pada satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan yang berlangsung di SMPN I Tapaktuan, Senin (28/4/2025).

"Kita tinggal menunggu lokasi yang tepat untuk membangun sekolah rakyat, pertimbangannya agar penggunaannya benar-benar berfungsi, tepat dan tidak terkendala. Jangan sampai setelah dibangun malah terlantar," ujar bupati kepada INFORakyat.co.

Menurut laporan yang diterima dari Dinas Pendidikan, ada dua lokasi yang sudah disurvei, yakni kecamatan Sawang dan Pasie Raja. Namun belum kita tetapkan sebagai lokasi karena harus dipertimbangkan secara maksimal.

"Kita diskusikan dulu, siapa tau ada lokasi yang lebih baik. Pastinya, sekolah rakyat segera dibangun untuk menindaklanjuti program pemerintah Pusat," terang Mirwan MS singkat.

Bupati Aceh Selatan H . Mirwan MS, SE, M.Sos (tengah duduk) berfoto bersama peserta selepas menggelar diskusi peningkatan mutu pendidikan di halaman SMPN I Tapaktuan, Senin (28/4/2025). INFORakyat.co/Sudirman Hamid.

Pantauan di lokasi, diskusi peningkatan mutu pendidikan produktif dan maju pada satuan pendidikan di wilayah Kabupaten Aceh Selatan yang berlangsung di SMPN I Tapaktuan menghadiri perwakilan kepala sekolah SD, SMP, Pengawas sekolah dan para guru. Selebihnya juga hadir Plt Kepala Dinas Pendidikan, Zikri, S.Pd, Kepala Bappeda DR. Masrizal, M.Si, perwakilan Kepala Cabang Pendidikan Aceh wilayah Aceh Selatan dan jajaran SKPK.

Kegiatan diskusi diawali apel upacara bersama, H. Mirwan MS tampil selaku Pembina upacara. Kemudian berlanjut dengan tanya jawab dan masukan dari peserta sebagai serapan dalam mewujudkan pendidikan produktif dan maju.

Menjawab rentetan diskusi, saran dan masukan, bupati menyatakan tertarik dan mengapresiasi gagasan yang dikemukakan peserta untuk upaya pembenahan dunia pendidikan menuju produktif dan maju.

Diskusi ini sangat produktif dan perlu terus dilaksanakan untuk menyerap dan menggali berbagai masalah dari tenaga kependidikan secara langsung. Ke depan akan dilaksanakan perspektif khusus untuk memotivasi kemajuan pendidikan dengan menggarap prestasi anak didik dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

"Target kami, memprioritaskan pembangunan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Selatan, salah satunya adalah perspektif khusus dalam meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi anak didik, termasuk peningkatan kapasitas tenaga pengajar (guru) melalui berbagai event," tutup H. Mirawan mengakhir ajang diskusi.

Salah seorang guru menyebutkan, diskusi peningkatan mutu pendidikan ini sangat perlu dilaksanakan untuk menyerap aspirasi dewan guru dan kendala di lapangan.

"Tanggapan dan ulasan bupati Aceh Selatan sangat baik dan perlu tindak lanjut dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan. Kami yakin, H. Mirwan MS dan H Baital Mukadis serius membenahi pendidikan Aceh Selatan menuju produktif dan berkemajuan." papar sumber meminta namanya tidak ditulis. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Daerah, Pemerintahan dan Pembangunan