Dua Minggu "Wet-wet" di Jakarta, Bupati Aceh Barat Jemput Anggaran Rp 300 Miliar, Aceh Selatan Berapa?

author
Sudirman Hamid

13 May 2025 15:29 WIB

Dua Minggu "Wet-wet" di Jakarta, Bupati Aceh Barat Jemput Anggaran Rp 300 Miliar, Aceh Selatan Berapa?
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan periode 2025-2030 H. Mirwan MS, SE, M.Sos - H. Baital Mukadis, SE. INFORakyat/foto Kabag Humas/Prokopim
“Bak kata pepatah, air beriak tanpa tak dalam, diam-diam selama dua minggu roadshow (wet-wet) di di Jakarta, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat bawa pulang dana jemputan Rp 300 miliar, belum lagi biaya perbaikan jembatan Pribu Rp 135 miliar”

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Bergaung ke ruang publik, Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MP berhasil membawa pulang dana jemputan dari sejumlah Kementerian di Jakarta sebesar Rp 300 miliar tahun anggaran 2025.

Dana tersebut didulang dari kerja keras dan koneksi yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Said Fadheil, SH bersama Kepala Dinas selama dua pekan keluar masuk di sejumlah Kementerian di Jakarta.

Keberhasilan yang tinggal menunggu eksekusi itu disampaikan bupati Aceh Barat Tarmizi kepada publik dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tinggi pratama di lingkup Pemerintah Kabupaten setempat, Jumat kemarin, 2 Mei 2025 di Aula kantor Setdakab di Meulaboh.

Dana jemputan tersebut dialokasikan untuk Sekolah Rakyat berjumlah ratusan miliar, dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU). untuk kelanjutan pembangunan irigasi dan tebing sungai yang menjadi salah satu prioritas dan titik fokus Pemkab Aceh Barat.

"Kita juga mendapat dana dari Kementerian Transmigrasi dan sekolah, berkat doa-doa dan dukungan masyarakat, pokoknya lumayanlah nilainya. Jika ditotalkan jumlahnya mencapai Rp 300 miliar," imbuh Tarmizi.

"Dana berjumlah Rp 300 miliar itu  belum termasuk rencana anggaran perbaikan atau penanganan jembatan Pribu. "Pokoknya, kami sudah berjuang untuk menyahuti aspirasi rakyat. Semoga bisa turun dengan cepat," tegasnya.

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, Provinsi Aceh Tarmizi, SP, MP dan Said Fadheil, SH. INFORakyat/Istimewa.

Tarmizi menyebutkan, untuk perbaikan atau penanganan jembatan pribu mereka memperoleh dana sebesar Rp 135 miliar dan untuk melanjutkan pembangunan Irigasi Lhok Guci juga diperoleh sebesar Rp 88 miliar pada tahun ini (2025).

"Kalau masuk dengan anggaran Jembatan Pribu, itu jumlahnya hampir Rp 500 miliar. Kita sudah mendapat sinyal, tinggal menunggu eksekusi," papar Tarmizi dikutip dari berbagai pemberitaan media.

Sementara itu, asumsi dari diskusi dan debat kecil pihak berkompeten di warung-warung kopi di Tapaktuan, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos juga getol melakukan pertemuan ke sejumlah Kementerian di Jakarta untuk melobi anggaran jemputan selama sepekan terakhir.

"Iya, upaya dan kerja keras sudah dilakukan bapak Mirwan MS di sejumlah Kementerian, hasilnya belum bisa dipublikasi karena menunggu Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Jika dipublikasi, kemudian batal, kan nihil namanya," papar orang dekat pemerintahan kepada INFORakyat, Selasa (13/5/2025).

Turut disampaikan, di tengah efisiensi anggaran secara nasional, apapun bisa terjadi, apalagi masih sekedar wacana, kecuali memang sudah tertuang dalam DIPA melalui PMK, baru sah, itupun masih bisa digagalkan.

"Jadi, nggak usah di publish dulu ke publik, kalau untuk anggaran Tahun 2026, Bupati dan Wakil Bupati Aceh Selatan sudah mengawal dana jemputan sejak dini, mudah-mudahan terwujud hendaknya," pungkas sumber yang layak dipercaya. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Pemerintahan dan Pembangunan