Eskalasi Keresahan Warga Meningkat, Polres Aceh Singkil Tutup Ruang Gerak Premanisme

author
Helmi

09 May 2025 16:20 WIB

Eskalasi Keresahan Warga Meningkat, Polres Aceh Singkil Tutup Ruang Gerak Premanisme
Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK MH memeriksa pasukan pada apel pembentukan Tim Anti Premanisme di Halaman Mapolres Aceh Singkil, Kamis kemarin (8/5/2025). Foto/Istimewa.
“Kapolres Aceh Singkil memerintahkan personilnya melakukan tindakan hukum, tegas dan terukur untuk meminimalisir sekecil apapun bentuk aksi premanisme”

SINGKIL, INFORakyat.co - Menanggapi keresahan masyarakat, Kapolres Aceh Singkil, POLDA Aceh, AKBP Joko Triyono, SIK MH membentuk Tim Pemburu Anti Premanisme untuk menjaga Kamtibmas dari tindakan kejahatan.

Pembentukan Tim Anti premanisme itu dilakukan menyusul adanya keresahan masyarakat terhadap maraknya aksi premanisme yang eskalasinya semakin meningkat di tengah kehidupan sosial.

"Aksi-aksi premanisme harus ditindak secara tegas dan terukur, namun tetap mengedepankan prinsip humanis," kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK MH saat memimpin Apel Pembentukan Tim Anti Premanisme di halaman Mapolres, Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara, Kamis kemarin (8/05/2025).

Apel pemburu Anti Premanisme dihadiri seluruh pejabat utama, personel dan jajaran Kapolsek serta satu regu anggota Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor Subulussalam.

Pantauan di lokasi, usai pengecekan pasukan, kapolres AKBP Joko Triyono memerintahkan personelnya, agar melakukan tindakan hukum secara tegas dan terukur, guna meminimalisir sekecil apa pun bentuk aksi premanisme serta menutup ruang gerak mereka.

Tim Anti Premanisme Polres Aceh Singkil akan melaksanakan tugas selama 30 hari ke depan, dengan melaksanakan tindakan kepolisian yang terstruktur, baik secara preventif maupun represif.

Seluruh kegiatan tetap dilaksanakan dengan berkoordinasi dan berkolaborasi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa kegiatan ini jangan hanya sebagai formalitas semata, melainkan harus dilandasi semangat pengabdian, amal ibadah dalam menjaga kondisi masyarakat tetap aman.

Terpisah Kasi Humas Polres Aceh Singkil, IPTU Eska Agustinus Simangunsong, SH, kepada InfoRakyat.co, Jumat (9/5/2025) menambahkan, kegiatan ini merupakan langkah awal kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi aksi premanisme, baik oleh individu maupun kelompok.

"Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya situasi keamanan yang kondusif, khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Singkil. Hentikan segala segala bentuk penindasan dan intimidasi yang berbau premanisme," ucap Eska Agustinus. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Tidak Dikategorikan.