“Sejak sepekan terakhir jumlah pasien yang menjalani rawat inap di UPTD Puskesmas Sawang melebihi daya tampung, tenaga medis harus bekerja ekstra, Dinas Kesehatan Aceh Selatan diminta turun tangan”
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Bebera hari terakhir, jumlah pasien yang menjalani rawat inap di layanan kesehatan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Sawang, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh meledak, sementara fasilitas tempat tidur dan ruangan minim.
Informasi dihimpun, sejak sepekan terakhir jumlah pasien yang berobat dan menjalani rawat inap di Puskesmas Sawang melebihi kapasitas, paramedis (piket) harus bekerja ekstra melayani kesehatan masyarakat.
"Yang penting kami mendapat rawatan, soal tempat tidur dimana saja boleh, namun kondisi ini jangan dibiarkan berlarut-larut karena sektor pelayanan kesehatan adalah skala prioritas pemerintah pusat maupun daerah," kata salah seorang keluarga pasien Samhadi asal Trieng Meuduro Baroh.
Menurut sumber, jika memang Aceh Selatan mau mewujudkan sebagai daerah maju dan produktif, mahon fasilitas Puskesmas Sawang diperhatikan. "Jangan cuma slogan Maju dan Produktif, perawat sudah melayani kami dengan baik hanya saja fasilitas kurang," imbuh Samhadi kepada INFORakyat, Minggu malam (11/5/2025).

Sumber lain turut berujar, kondisi minimnya fasilitas ini benar-benar membuat perawat kewalahan, sehingga butuh perhatian maksimal dari pihak Dinkes.
"Harapan kami, mohon Puskesmas Sawang jangan dimarjinalkan atau dianak tirikan demi pelayanan kesehatan yang lebih baik. Solusinya, jajaran Dinkes Aceh Selatan jangan cuek bebek," tegasnya seraya meminta jati dirinya tidak dipublikasi.
Salah seorang perawat yang bertugas piket, Zulfikar, membenarkan kalau jumlah pasien penuh, bahkan over fasilitas, sebagian harus ditempatkan di tempat tidur khusus bayi.
Baca Juga:
Bantuan Pascabanjir Aceh Singkil Tersendat, Warga Geram Jadup Tertahan dan Rehab Rumah Belum Jalan
"Puskemas Sawang memiliki 6 kamar, empat diantaranya mampu menampung tiga pasien, sementara 2 kamar kamar lagi khusus untuk satu pasien bang. Alhamdulillah, pasien malam ini (Minggu malam), 11 Mei 2025 tembus 20 orang artinya melebihi daya tampung yang seharusnya 14 orang," jelas Zulfikar yang akrab disapa Herman.
Didampingi perawat Asra Liana dan dokter piket dr Srimuna, Zulfikar menambahkan, selain pasien yang sudah di rawat di ruang inap, masih ada lagi pasien yang sedang ditangani di ruang UGD akibat ruangan penuh.
Sementara itu, Plt Kepala UPTD Puskesmas Sawang, Zulhijjah, tidak menampik jika pasien yang menjalani rawat inap melebih kapasitas, faktor utama tempat tidur dan ruangan masih kurang.
"Sejak beberapa malam jumlah pasien meningkat drastis, sampai 20 lebih setiap malam. Kondisi ini sudah teramat sering terjadi, kami bersama tenaga medis terpaksa berjibaku melayani kesehatan mayarakat, itu belum lagi jumlah rawat jalan saban hari membludak," pungkasnya. ||




