“Dengan susah payah personel ULP PT PLN Tapaktuan berjibaku memperbaiki jaringan yang rusak akibat dihantam pohon randu raksasa tumbang diterpa angin kencang di pinggir jalan nasional, pekerjaan juga menuai hambatan karena ada sarang tawon”
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Peristiwa tumbangnya pohon Kapuk (Randu) berukuran besar (raksasa) akibat dihantam angin kencang (puting beliung), menyebabkan arus listrik mengalami gangguan serius sekitar pukul 14.42 sampai 22.10 WIB, Sabtu, 7 Juni 2025.

Pantauan INFORakyat, pohon kapuk tumbang, tepat di depan Markas Kompi Khusus 115/ Macan Leuser, Gampong (desa) Ujung Karang Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh. Selain listrik padam total di tiga kecamatan (Sawang, Samadua dan Tapaktuan), arus lalu lintas juga sempat macet pada jam sibuk bertepatan hari kedua Idul Adha 1446 H/2025 M.
Untuk melakukan penertiban lalu lintas seraya mengevakuasi pohon tumbang yang melintang jalan nasional, jajaran Satlantas Polres Aceh Selatan turun ke lokasi dengan dibantu anggota TNI untuk mengerahkan pengamanan.

Sejak diketahui tumbang, arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 16.00 WIB petang setelah pohon raksasa itu berhasil dievakuasi, namun jaringan SUTM harus diperbaiki dengan kerja ekstra.
Melalui pemberitahuannya melalui pesan whatsApp Grup (WAG), Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN (Persero) Tapaktuan Lisa menyampaikan, listrik padam sejak pukul 14.42 WIB akibat pohon tumbang menimpa jaringan, ada bracket rusak (patah) pada tiang Trafo, upaya perbaikan dikerahkan.

Saat diperbaiki, ternyata ada sarang tawon menghuni di bagian tiang dan menyerang petugas. "Ada kendala dalam perbaikan pak, di lokasi ada tawon menyerang petugas, kita terus mengupayakan cepat normal," imbuh Lisa sosok manajer perempuan yang turut bertugas di lokasi kejadian.
Tepat pukul 22.10 WIB atau setara 7 jam 28 menit setelah padam, suasana kembali terang benderang seiring arus listrik normal dan lampu-lampu rumah penduduk ditiga kecamatan menyala. ||




