“Marka jalan berwarna putih dan kuning di jalan nasional mulai pudar, garis itu sangat berfungsi bagi pengendara di setiap saat, apalagi malam dan musim hujan,” kata Sopian.
BLANGPIDIE, INFORakyat.co- Garis marka di badan jalan nasional lintasan Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) Provinsi Aceh mulai pudar, bahkan di beberapa titik sudah tidak kelihatan.
Kondisi ini terlihat diantaranya di jalan Iskandar Muda tepatnya lintasan Depan SMPN 1 Blangpidie. Di sepanjang lintasan ini, garis marka jalan sudah banyak yang pudar dan bahkan ada titik yang sudah tidak terlihat lagi.
Sejumlah pengguna jalan yang biasa melintas saat berangkat dan pulang kerja lewat lintasan ini mengaku bahwa pemerintah mestinya segera mengecat ulang garis marka jalan itu, karena dianggap penting terlebih merupakan jalan nasional.
"Seharusnya sudah boleh di cat kembali, karena bahkan di beberapa titik sudah tidak terlihat lagi garis putih di pinggir kiri kanan badan jalan (garis marka)," kata Sopian, warga Blangpidie, Rabu, 16 April 2025.
Dia berujar, kondisi saat ini membuat perjalanan menggunakan kendaraan kurang nyaman, terlebih ketika berkendaraan di malam hari.
Menurutnya, selain garis marka pemerintah juga sudah seharusnya melakukan perawatan terhadap rambu-rambu lalu lintas seperti median jalan dan zebra cross agar pengguna jalan lebih nyaman.
"Rambu-rambu lalulintas lain juga sudah patut dilakukan perawatan agar masyarakat sebagai pengguna jalan lebih nyaman dan bisa menandai arus lalu lintas dengan jelas. Kondisi itu dikhawatirkan akan berpotensi terjadi kecelakaan khusus malam hari atau ketika hujan lebat," imbuh sumber.
Selain itu, pengendara juga berpotensi banyak yang melakukan pelanggaran lalu lintas karena petunjuk jalannya dan arah atau pembatasan ruas jalan sudah tidak jelas kelihatan, bebernya. ||





