“Kami mendatangi lokasi PT ASN hari ini, bertekad bermalam dan bertahan hingga esok pagi sambil menunggu kehadiran Pemerintah Daerah, Bupati Aceh Selatan atau dinas terkait,” kata Salmaun.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co - Ratusan warga Gampong (desa) Teupin Tinggi, Kecamatan Trumon Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh mendatangi kantor PT Agro Sinergi Nusantara (PT. ASN) menuntut kejelasan atas penggunaan lahan yang selama ini dikuasai perusahaan Perkebunan tersebut, Sabtu (17/5/2025).
Informasi dihimpun, ratusan warga akan bertahan di lokasi untuk menunggu Bupati kehadiran Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE. M. Sos beserta rombongan diketahui akan datang besok hari, Minggu, 18 Mei 2025 untuk merespons langsung tuntutan warga sekaligus mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan persoalan itu.
Koordinator Lapangan aksi, Salmaun melalui keterangan tertulis yang dikirim ke Redaksi INFORakyat.co mengatakan, warga gampong Teupin Tinggi menyampaikan tuntutan kepada pihak PT ASN untuk memberikan kejelasan dan pertanggungjawaban atas penggunaan lahan milik masyarakat.
Baca Juga:
Ribuan massa GEMUKA gelar aksi, Bupati Aceh Singkil Ngaku Usulkan 8.701 penerima Jadup Tahap II

"Lahan yang dikelola PT ASN itu, kami anggap belum memiliki kejelasan status hukum yang sah dan transparan. Hari ini kami datang lagi untuk menuntut keadilan," imbuh Salmaun.
Baca Juga:
Usai penyegaran pejabat eselon III dan IV, H. Mirwan MS segera Godok hasil UKOM Kepala SKPK
Sebagai bentuk keseriusan dan menyampaikan aspirasi damai, ratusan warga hadir ke lokasi PT ASN pada hari ini dan akan bertahan hingga esok pagi sambil menunggu kehadiran pemerintah daerah.
"Kami tidak akan bubar sampai besok hari dan tetap menunggu kedatangan Bupati Aceh Selatan atau pihak yang mewakili, persoalan ini harus diselesaikan dan mendapat penjelasan maupun solusi tepat," tambah Salmaun lagi.
Ia juga menegaskan, "kami berharap semua pihak dapat duduk bersama secara terbuka, adil, dan bijaksana demi kebaikan dan kelangsungan hidup masyarakat Teupin Tinggi. Mohon jangan didiamkan saja, pemerintah daerah harus mengambil andil terhadap persoalan lahan rakyat," tutupnya.
Baca Juga:
Bupati Aceh Singkil bilang, Penghafal Al-Qur'an Cahaya Iman dan Peradaban mencerahkan bangsa
Hingga berita ini dipublikasi, media ini belum berhasil mengonfirmasi pihak terkait, termasuk warga yang masih bertahan di lakasi, salah satu penyebab signyal handphone terganggu di wilayat itu.||














