“The best bupati Aceh Selatan dan anggota DPRK dalam menyahuti keluhan petani padi yang gagal tanam di kemukiman Kuta Trieng, Kecamatan Labuhan Haji Barat”
MEULABOH, INFORakyat.co - Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Selatan (IPELMASEL) Aceh Barat, mengapresiasi responsif dan Gerak cepat Bupati H. Mirwan MS dalam menyahuti keluhan petani padi di wilayah kemukiman Kuta Trieng, Kecamatan Labuhanhaji Barat.
Hal tersebut disampaikan Ketua IPELMASEl Aceh Barat, Mullyanda kepada INFORakyat, Senin malam (5/5/2025) melalui pesan singkatnya.
"Gerak cepat Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS. terhadap keluhan para petani yang gagal tanam di kemukiman Kuta Trieng dan Blang Baru, Kecamatan Labuhan Haji Barat menjadi literatur dalam rangka 100 kerja pasca dilantik," ujar Mullyanda.
Kondisi itu dibuktikan dengan menggandeng Dinas Pengairan Provinsi Aceh untuk turun langsung ke lokasi pada tanggal 15 April 2025 lalu, tujuannya untuk menyelesaikan kendala air dikeluhkan petani.
"Atas kecekatan dan ketegasan H. Mirwan MS, permasalahan air terselesaikan dan saluran intake kembali berjalan dengan baik, kini air sudah mengalir ke sawah-sawah warga. Respon pimpinan daerah patut diapresiasi," imbuhnya.
Bukan hanya bupati, anggota DPRK Aceh Selatan Zalfazli Z ikut terjun bersama petani untuk meninjau akar permasalahan. Langkah itu menajdi barometer bagi masyarakat Aceh Selatan, khususnya para petani di Labuhan Barat.
"Selidik punya selidik, ternyata endapan sedimen tersumbat dan semangkin tinggi sehingga air tidak masuk ke intake saluran irigasi," paparnya.
Wakil rakyat itu, sambung Ketua IPELMASEL Aceh Barat, melakukan pengawasan langsung di intake saluran irigasi krueng baru semenjak Sabtu, 12 April 2025. Ia berjibaku bersama masyarakat sebagai wujud fungsi pengawasan dan bagian dari representasi kepedulian terhadap aspirasi publik.
"Menurut kami, bupati dan wakil rakyat di lapangan bukan sekedar formalitas, tetapi benar-benar membawa perubahan dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen legislatif dan eksekutif dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel menuju daerah maju dan produktif," tutup Mullyanda. ||




