“Pelaku pembunuhan sadis di Kabupaten Aceh Tenggara berhasil ditangkap jajaran Kepolisian sekitar pukul 21.00 WIB malam ini, masyarakat lega, LSM sampaikan apresiasi
KUTACANE, INFORakyat. Co – Setelah 8 hari diburu Kepolisian Resort (Polres) Aceh Tenggara, POLDA Aceh, akhirnya pembunuh sadis yang menewaskan lima nyawa dan melukai kritis seorang warga di Desa Uning Sigugur Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh ditangkap.
Informasi dihimpun, pelaku diringkus aparat kepolisian di areal perkebunan warga di Desa Salim Pinim, Kecamatan Tanoh Alas tidak jauh dari pemukiman penduduk.
Setelah pihak kepolisian berjibaku memburu pelaku yang disebut-sebut bernama Adrian Syahputra, saat ini sudah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara, Semin malam (23/6/2025).

Pantauan media ini, suasana di Mapolres Aceh Tenggara terlihat di jaga dengan ketat, hingga berita ini difollow-up inforakyat.co belum mendapat penjelasan detail terkait keakuratan penangkapan terduga pelaku pembunuhan serta motif amarah dibalik peristiwa mengerikan itu.
Mendapat informasi ke ruang publik, terduga pelaku sudah berhasil ditangkap polisi di areal perkebunan warga di Desa Salim Pinim, Kecamatan Tanoh Alas kabupaten setempat, hati dan perasaan warga lega karena merasa terbebas dari belenggu ketakutan.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara), Pajri Gegoh mengapresiasi kerja keras Polres Aceh Tenggara dalam mengejar pelarian dan persembunyian terduga.
Baca Juga:
Oknum Guru Aceh Tenggara Dicokok Polisi Terlibat Sabu, Kepala Sekolah belum Tau Informasi

"Kami mengapresiasikan kinerja pihak kepolisian yang sudah bersusah payah mencari pelaku pembacokan sadis pada hingga hari ke delapan peristiwa golok berdarah. Terimakasih pak polisi atas kerja kerasnya yang pantang mundur, menerobos dan mengendap hutan belantara," ujar Fajri Gegoh saat bertemu di kawasan gedung Mapolres.
Sebagaimana diketahui sebelum terduga pelaku pembunuhan bringas tersebut dicokok polisi, pasca peristiwa sadis merenggut nyawa lima korban dan satu orang dilarikan ke Rumah Sakit Sahuddin Kutacane, penduduk setempat dihantui ketakutan dan mengalami trauma mendalam. ||




