“Kebetulan, begitu ditugaskan di Aceh, saya ditempatkan Direktorat Narkoba POLDA Aceh. Bagi saya, narkoba tidak ada ruang dan tidak ada ampun, kami berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Selatan,” tegas AKBP Teuku Ricky Fadliansyah, SIK.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Kapolres Aceh Selatan, POLDA Aceh AKBP Teuku Ricky Fadliansyah, Sik tegas mengatakan, pihaknya komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta berbagai kejahatan lain di wilayah hukum bumi Teuku Cut Ali.
Hal tersebut disampaikan Kapolres saat menjawab pertanyaan wartawan dalam acara silaturahmi dengan puluhan awak media yang berlangsung di Gulam Café, Tapaktuan, Senin sore (28/4/2025).
"Kebetulan, begitu ditugaskan di Aceh, saya ditempatkan di Direktorat Narkoba POLDA Aceh. Bagi saya, narkoba tidak ada ruang dan tidak ada ampun sedikitpun, kami berkomitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Selatan," tegas AKBP Teuku Ricky Fadliansyah, SIK didampingi Kasat Intelkam Iptu Irvan, SH dan Kasat narkoba AKP Muhammad Yunus, SH.
Awalnya, sempat kaget karena Provinsi Aceh berjuluk Serambi Mekah kemudian menjadi daerah empuk peredaran narkoba, baik skala kecil maupun besar. Narkoba yang dipasok ke Aceh berasal dari luar daerah, bahkan dari luar negeri.
Kapolres memprediksi, walaupun wilayah Kabupaten Aceh Selatan terbilang kecil, namun jangan dianggap sepele karena tidak tertutup kemungkinan memiliki pasokan besar dari luar daerah dan luar negeri.
"Saya sudah menegaskan kepada anggota, supaya melakukan penyelidikan, mengintai dan memetakan areal-areal yang menjadi sarang dan titik yang disinyalir tempat transaksi narkoba, baik sabu, ganja maupun jenis lain. Jadi, memerangi narkoba bukan main-main," papar Teuku Ricky Fadliansyah.

Tugas ini tidak akan berhasil, jika tanpa dukungan masyarakat dan rekan-rekan wartawan. Sekecil apapun informasi tentang gangguan keamanan sangat penting bagi kepolisian dalam melaksanakan tugas.
"Peran dan partisipasi masyarakat serta sinergitas kawan-kawan jurnalistik sangat dibutuhkan dalam upaya memberantas narkoba. Karenanya, kami mohon rekan-rekan wartawan menjadi mitra yang baik dan memberi dukungan untuk mempublikasi berbagai informasi," imbau Kapolres.
Pantauan INFORakyat di lokasi, ajang temu ramah Perwira Alumni Akpol 2006 dan baru bertugas di Polres Aceh Selatan dengan awak media cetak, elektronik dan online diwarnai perkenalan dengan menyebutkan nama dan media tempat jurnalis bekerja.
Ketua PWI Aceh Selatan Yurnadi M.Is mengapresiasi langkah bijak Kapolres Aceh Selatan dalam menata awal tugas. Mudah-mudahan silaturahmi ini dapat terus dijalin dan bersinergi.
"Sebagai insan pers, kami siap mendukung dan menjalin kerjasama dengan jajaran kepolisian dalam menjaga kondisi kondusif, pemberantasan narkoba, Judi online dan kejahatan lain yang dapat merusak ketentraman masyarakat. The best polisi dan terus melangkah dalam mengayomi dan melayani masyarakat," imbuh Yurnadi kepada media ini.
Selain PWI Aceh Selatan juga hadir IWO dan Forjias. Pengurus PWI Aceh Selatan turut melaporkan jumlah anggota yang terdiri 12 personel dan telah lolos uji kompetensi Dewan Pers dengan mengantongi Sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW), diantaranya tiga orang berstatus Madya dan Sembilan jenjang Muda. ||




