Kinerja Kapus sudah Baik, Pasien Keluhkan Layanan Rujukan dari Puskesmas Diduga Dipersulit

author
Sudirman Hamid

29 Jun 2025 22:18 WIB

Kinerja Kapus sudah Baik, Pasien Keluhkan Layanan Rujukan dari Puskesmas Diduga Dipersulit
Kantor BPJS-Kesehatan Cabang Tapaktuan,Aceh Selatan,Minggu malam, (29/6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid.
“Saat kita meminta rujukan ke RSUD-YA Tapaktuan untuk rawat jalan dan pemeriksaan THT, ada oknum ngotot, bahkan ada pasien pengajuan rujukan ke poli endokrin sampai seminggu belum keluar-keluar,” kata warga Labuhan Haji Tengah Juli.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co - Sejumlah pasien yang mau berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah - dr. H.Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan,Kabupaten Aceh Selatan keluhkan pelayanan rujukan karena dinilai dipersulit.

"Saya sempat dipersulit dikeluarkan rujukan, bahkan tenaga medis menganjurkan berobat di Puskesmas, padahal saya mau periksa penyakit Telinga, Hidung dan Tenggorokan (THT) di RSUD-YA Tapaktuan, malah seperti dipaksakan berobat di Puskesmas dan Klinik. Tenaga medis itu sempat bilang keras kali bapakini," ujar warga Labuhan Haji Tengah, Juli kepada INFORakyat melalui telepon genggam, Minggu malam (29/6/2025).

Karena malas ribut dan berdakwa, urung menunggu surat rujukan dan memilih pulang. Tidak lama berselang, kepala Puskesmas penelpon kembali, meminta maaf atas pelayanan kurang menyenangkan dari anggotanya, dan mengeluarkan rujukan menggunakan jasa BPJS-Kesehatan.

"Kalaulah kami orang berada dan punya uang, tidaklah mungkin meminta rujukan, bisa berobat langsung ke Klinik atau ke Penang Malaysia sekalian. Hal serupa juga dialami pasien lain, mereka kecewa tetapi harus mengadu kemana sebab warga mengandalkan BPJS-Kesehatan," ucap Juli mengaku kalau Kepala Puskesmasnya berhati mulia dan dan bijak dalam melayani pasien berobat.

Keluhan lain tentang rujukan berobat dari Puskesmas juga banyak disampaikan melalui WhatsApp Grup (WAG).Informasidihimpun, ada pasien sudah seminggu mengajukan rujukan untuk rawat jalan ke poli endokrin RSUD-YA belum keluar-keluar di salah satu Puskesmas di kawasan Tapaktuan sampai Labuhanhaji.

"Ada apa sebenarnya, megurus rujukan saja sampai seminggu beluk kelar, memangnya orang sakit itu bisa main-main atau dipremainkan?," keluh pasien.

Pusat Pengaduan dan Informasi Pelayanan Masyarakat 24 Jam di RSUD-YA Tapaktuan, Aceh Selatan, Kamis (26/6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid.

"Sejauh ini belum diketahui secara pasti sebab karena,layanan rujukan semestinya jangan dipersulit karena menyangkut pelayanan kesehatan dan kehidupan orang. Bupati Aceh Selatan harus mengevaluasi kinerja para medis, sementara Kepala Puskesmas sudah termasuk baik dan bekerja keras," beber salah seorang pasien yang namanya diminta tidak ditulis.

Mencoba petik akar permasalahan dan ingintau terhadap kendala rujukan, Kepala Puskesmas Kluet Selatan Yuslinur yang dikonfirmasi mengaku tidak ada masalah apapun, aplikasi norman upaya rujukan juga berjalan lancar.

"Kalau pasien memang tidak bisa diatasi di Puskesmas akibat fasilitas kesehatan dan SDM, ya untuk apa ditahan rujukan, malah kita bantu warga demi kesembuhan," ungkap Yuslinur singkat.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan Yuhelmi, SH, MH yang dikonfirmasi dan dihubungi mengaku belum mendapat laporan terhadap kendala rujukan di Puskesmas.

"Belum mendapat laporan tentang masalah itu, saya sedang dalam perjalanan menuju Tapaktuan, kalau tidak ada aral melintang akan saya kabarkan kembali, kan tidak mungkin di hendel malam-malam sama anggota,mohon sabar.  Keluhan masyarakat akan kita tindak lanjuti sebagaimana arahan pimpinan," pungkas Yuhelmi. ||

Tags terkait :

Editor : Sudirman Hamid

Kanal : Kesehatan