Konkerprov PWI Aceh Berlangsung Seru, Peserta Laporkan Kondisi Kabupaten/Kota

author
Sudirman Hamid

24 Apr 2025 23:32 WIB

Konkerprov PWI Aceh Berlangsung Seru, Peserta Laporkan Kondisi Kabupaten/Kota
Peserta Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PWI Aceh saat mendengar penyampaian laporan kerja dan program yang disampaikan Ketua Nasir Nurdin, Kamis (24/4/2025). INFORakyat.co/Sudirman Hamid.
“Ruang Kokerprov-I 2025 PWI Aceh dideru tepuk tangan dan diwarnai celetuk para peserta ketika menyampaikan laporan kondisi daerah dan program kerja masing-masing kabupaten/Kota se Aceh”

BANDA ACEH, INFORakyat.co - Suasana Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) – I Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh masa kepengurusan 2021-2026 berlangsung seru dan diwarnai gemuruh tepuk tangan saat peserta menyampaikan laporan masing-masing daerah di hotel SEI Gampong Mulia, Banda Aceh, Kamis (24/4/2025),

Proses Konkerprov dinahkodai Steering Committee (SC) Azahari mantan Kabiro LKBN Antara (Ketua), Muhammad Zairin (sekretaris) dan Muhajir sebagai anggota.

Masing-masing peserta dari kabupaten/kota menyampaikan laporan dan program kerja serta perkembangan organisasi wartawan tertua di negara tercinta ini. Buntutnya, seabrek kondisi dipaparkan secara terbuka, mulai rentang kendala, dinamika hingga jalinan kemitraan dalam menggali informasi di daerah, termasuk keharmonisan pemerintah daerah.

Pantauan INFORakayat.co di lokasi, mendengar celotehan, keberhasilan dan dugaan sosok pewarta "odong-odong" serta berbagai selintingan, sontak saja lebih kurang 70 peserta, terdiri utusan PWI Aceh, Ketua dan Sekretaris Kabupaten/kota serta Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) bertepuk tangan, seru dan menggetarkan tempo Konkerprov sebagai bentuk kepuasan.

Ada kabupaten yang mengatakan, selama ini banyak oknum mengaku-ngaku wartawan, gentayangan ke sekolah-sekolah dan pejabat, bahkan menakut-nakuti perangkat gampong. Disisi lain, masih ada oknum pejabat belum memahami kedudukan organisasi pers.

"Luar biasa dan patut diapresiasi atas penyampaian teman-teman secara transparan, kritik dan saran adalah masukan berharga untuk dibenahi. Tanpa dilaporkan, kami sebagai pengurus PWI Aceh tidak akan pernah mengetahui keluhan dan ganjalan yang dihadapi di daerah," ucap Ketua PWI Nasir Nurdin mengawali laporan kerja pengurus periode 2021-2026.

Gedung Tower BSI Regional Aceh di Kawasan Jambo Tapoe, Kuta ALam, Banda Aceh. INFORakyat.co/Sudirman Hamid

Pihaknya sudah bekerja dan melakukan perubahan banyak hal, "PWI Aceh terus mensupport teman-teman daerah, mendukung dan mengadvokasi, bergerak maju membentuk solidan menghadapi tantangan. Kami sudah bekerja dan berbuat, jejaknya dapat dirasakan"

Selain menjabarkan berbagai peningkatan, baik sarana maupun prasarana dan sumber daya, sejak kepemimpinannya dari November 2021 sampai Maret 2025 jumlah anggota PWI di Aceh terus mengalami peningkatan. Perekrutan keanggotaan dilakukan secara profesional, kriteria dan persyaratan.

"Saat ini wartawan yang bergabung di PWI Aceh berstatus Kompeten jenjang Muda berjumlah 233 orang, jenjang Madya sebanyak 87 wartawan, level Utama 46 orang, proses peningkatan status 7 dan belum mengantongi sertifikat kompeten 83 orang. Totalnya berjumlah 456 orang, kondisi ini belum lagi yang baru mendaftar atau calon anggota," terang Nasir Nurdin seraya mengumumkan, siang besok, Jumat, 25 April 2025 seluruh peserta dijamu makan di Jantho, Aceh Besar.

Sebelum berlangsung Konkerprov, peserta (Ketua dan Sekretaris PWI) kabupaten/kota se Aceh plus pengurus PWI Aceh dan IKWI terlebih dahulu mengikuti Simposium dukungan ekonomi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kolaborasi Bank Syariah Indonesia (BSI) dan PWI di Auditorium, Lantai 8 Gedung Landmard BSI kawasan Jambo Tape, Kuta Alam Banda Aceh.

Prosesi Simposium bertajuk pengembangan perekonomian dan peningkatan produksi UMKM di bumi Aceh dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Fadhullah, SH (Dek Fadh) dihadiri kepala daerah Aceh Besar dan Kota Banda Aceh serta SKPK dan Lembaga berkompeten.

Kerjasama BSI dengan PWI tersebut akan dilanjutkan hingga kabupaten/kota untuk mengembangkan sayap UMKM, promosi dan pengawalan atas menyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Untaian kegiatan dibalut penyerahan piagam dari PWI Aceh untuk Regional CEO BSI Aceh Wachjono, narasumber dan perwakilan peserta. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Komunitas, Ekonomi