“Penyaluran KUR Tahun 2024 BSI Aceh sektor UMKM, tertinggi Kabupaten Aceh Tamiang, posisi kedua Banda Aceh sementara Aceh Selatan di peringkat 14, berapa untuk kabupaten/kota lain"
BANDA ACEH, INFORakyat.co - Regional CEO Bank Syariah Indonesia (BSI) Aceh Wachjono menyebutkan, pihak BSI terus membangun pertumbuhan ekonomi dengan megucurkan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di berbagai sektor di seluruh kabupaten/kota di Aceh.
Hal tersebut dipaparkan Regional CEO BSI Wachjono dalam kegiatan Simposium peningkatan dan pengembangan UMKM berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se Aceh yang berlangsung di ruang Auditorium, lantai 8 Gedung Tower BSI di Banda Aceh, Kamis, 24 April 2025 kemarin.
Simposium dibuka oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhullah, SH itu diikuti Pengurus dan anggota PWI Aceh, IKWI dan delegasi (Ketua dan Sekretaris) PWI Kabupaten/Kota se Aceh.
"Tahun lalu (2024) menyerap dana KUR lebih kurang Rp 3,9 triliun, alokasi tertinggi di Kabupaten Aceh Tamiang, kedua Banda Aceh dan seterusnya. Untuk tahun ini (2025) menyalurkan ditingkatkan, tahap awal (Januari-April 2025) sudah tersalur Rp 1 Triliun lebih," papar Wachjono seraya memaparkan grafik penyaluran dan pertumbuhan UMKM di Aceh.

Selain KUR, BSI juga menggembleng program terbaik lainnya untuk mensinergikan perkembangan ekonomi, termasuk menggagas kerjasama dengan negara Jepang.
"Bahkan BSI menjalin kerjasama dengan pihak luar negeri serta potensi-potensi brilian yang launching untuk mendongkrak perekonomian masyarakat, baik di Aceh maupun tingkat nasional," imbuh Wachjono.
Hari ini, sambung Regional CEO, di gedung tower BSI yang pertama dibangun Indonesia ini, BSI dengan PWI berkolaborasi melaksanakan simposium dukungan pengembangan ekonomi UMKM.
Dilihat dari grafik penyaluran yang ditayang dalam kegiatan Simposium, Aceh Tamiang memiliki KUR UMKM tertinggi dari BSI, yakni sebesar Rp 400 miliar, posisi kedua Banda Aceh senilai Rp 393 miliar dan seterusnya. Sementara Kabupaten Aceh Selatan berjingkrak di posisi 14 dengan jumlah Rp 149 miliar.
Kepada Regional CEO BSI Aceh, Wagub berpesan agar pengalokasian dana KUR sesuai jumlah penduduk di 23 kabupaten/kota, sehingga ada perimbangan dan terakomodir kepentingan masyarakat dalam mendorong laju perekonomian di sektor pertumbuhan UMKM.
"Disimak dari laporan dan paparan Regional CEO BSI tadi, lebih kurang ada Rp 3,9 triliun dana KUR yang digelontor untuk UMKM. Alokasi tertinggi di Aceh Tamiang dan seterusnya, padahal jumlah penduduk terbanyak di Aceh adalah Aceh Utara dan Pidie. Kami sarankan ke depan supaya dapat dialokasikan berimbang sesuai jumlah penduduk," tegas Fadhullah.
Pantauan INFORakyat.co, ajang simposium menghadirkan pemateri diantaranya, Ichsan Mahyudi (Retail Financing Business BSI Aceh, Kepala Koperasi dan UMK Aceh, S.Ag, M.Si dan Yarmen Dinamika (Wartawan senior Serambi Indonesia). ||





