“Korban Elviana merupakan korban pertama yang dibacok pelaku Andi saat sedang berdandan, pelaku langsung membacok pada bagian leher belakang hingga korban tumbang dan meninggal di tempat”
KUTACANE, INFORakyat.co - Sebanyak 17 adegan di peragakan tersangka pembunuhan sadis, Andi Syaputra pada pra rekonstruksi pembacokan yang menewaskan 5 korban dan satu orang kritis harus dilarikan ke rumah sakit, peristiwa tragis tersebut terjadi di Desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin, 16 Juni 2025 lalu.
Dalam adegan yang diperankan terduga pelaku, tampak jelas Andi mengingat aksi kejam yang dilakukannya terhadap 6 korban pembacokan yang dilakukannya dalam hitungan sekejap. Pra Rekonstruksi digelar dengan pengamanan ketat di Gedung Polres Aceh Tenggara di Kutacane, Kamis (3/7/2025).
Terduga menggambarkan kejadian yang dilakukan saat aksi kejamnya menggunakan golok hingga korban bersimbah darah. Keenam korban pembacokan dibuat tidak berdaya dan tanpa perlawanan.

Contonya, korban Elviana merupakan korban pertama yang dibacok pelaku Andi saat sedang berdandan, pelaku langsung membacok pada bagian leher belakang hingga korban tumbang dan meninggal di tempat.
Menyusul adegan ketika dihabisi Laura Fitri dan Fazri, korban berada di lokasi yang sama yakni saat sedang asyik menonton televisi. Tanpa rasa kemanusiaan, pelaku langsung membacok Laura sebanyak tiga kali dan Fazri dua kali tebasan.

Usai menghabisi ketiga korban, pelaku keluar dari rumah, kemudian melihat Matiah yang merupakan tetangga neneknya sendiri.
Pelaku mengejar hingga korban Matiah ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu, kemudian membacok di bagian kepala sebanyak dua kali, korban pun tersungkur, namun bersyukur karena Matiah Masih bisa selamat yang akhirnya dilarikan ke RSUD-Sahudin Kutacane.

Keganasan pelaku belum berakhir, dengan rasa tidak bersalah Andi menghidupkan sepeda motor menuju perkampungan dimana pamannya berdomisili.
Baca Juga:
Pelaku Pengeroyokan Pemilik Hajatan Tewas di Purwakarta Jawa Barat, Sudah Teridentifikasi
Tanpa basa basi, pelaku langsung menghujamkan golok (parang) untuk menghabisi Hidayat dengan membacok bagian punggung dan kepala.
Setelah melampiaskan aksi sadisnya terhadap korban Hidayat, pelaku beranjak mengeksekusi pamannya seorang lagi, yakni Nayan.

Korban Nayan (paman pelaku sendiri) merupakan aksi sadis keenam dan orang kelima yang tewas mengenaskan akibat bacokan membabi buta hingga tangan sebelah kiri korban putus.
Pantauan INFORakyat.co di lokasi, sebanyak 17 adegan prarekontruksi yang diperagakan terduga pelaku Andi Syaputra dipimpin langsung Kapolres Aceh Tenggara Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yulhendri, SIK dan jajaran, turut diliput awak media yang bertugas di kabupaten setempat. ||




