Nikmati 7 Kolam Pemandian, Air Sejuk Panjupian Tapaktuan Surga Alam Wisatawan Sejak 2008

author
Sudirman Hamid

01 Jun 2025 17:04 WIB

Nikmati 7 Kolam Pemandian, Air Sejuk Panjupian Tapaktuan Surga Alam Wisatawan Sejak 2008
Kolam Pemandian anak-anak di objek wisata Panjupian, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh, Minggu (01.6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid
“Pemandian air sejuk Panjupian terletak di lereng pegunungan Gampong Panjupian, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh menawarkan sensasi alam aduhai dan diperkaya kolam pemandian. pemondokan, permainan anak-anak, cafe, mushola serta toilet”

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Pemandian Air Sejuk Panjupian salah satu dari ratusan objek wisata terkemuka di Kabupaten Aceh Selatan Provinsi Aceh, konon pemandian itu dikenal dengan sebutan Pemandian Putri Naga, kini wujudnya berubah 100 persen dari sebelumnya, namun masih tetap alami.

Pantauan di lokasi, objek wisata yang dikelola secara apik oleh pihak swasta itu, kini namanya meloncat harum dan menyeret animo wisatawan untuk bertandang, mudah di jangkau peminat dari berbagai daerah dan lapisan masyarakat.

Pemandian Air Sejuk Panjupian berada lebih kurang 300 meter dari jalan negara lintas Tapaktuan-Subulussalam. Hari libur dan hari-hari besar, tempat ini disesaki pengunjung dari berbagai daerah hingga wisatawan negara tetangga seperti Malaysia, Singapore dan lain-lain.
Masuk ke kawasan Pemandian Air Sejuk Panjupian, kendaraan roda empat cukup merogoh kocek Rp 10.000 dan sepeda motor bayar Rp 5.000 untuk uang parkir yang disetor kepada petugas desa. Lalu beli tiket masuk ke objek wisata Pemandian Putri Naga per jiwa Rp 10.000.

"Kondisi air yang alami, sejuk dan bersih membangkitkan hasrat pengunjung untuk berenang dan mandi di sejumlah kolam, tempat pemandian tersedia untuk berbagai usia mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa, saya rasa ini sangat fantastis dan praktis sebagai tujuan wisatawan keluarga," ucap salah seorang pengunjung berasal dari Kabupaten Nagan Raya, ketika bertemu INFORakyat.co di lokasi, Minggu (1/6/2025).

Kolam Pemandian Remaja di objek wisata Panjupian, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh, Minggu (01.6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid

Menurut sumber yang namanya enggan dipublikasi, ia mendapat informasi tentang kondisi, keindahan, kesejukan dan kenyamanan Air Sejuk Panjupian Tapaktuan dari pemberitaan media massa serta orang-orang yang sering berlibur ke lokasi itu.

"Ternyata benar, suasana Air Sejuk Panjupian masih alami dan menoreh kesan luar biasa. Lihat saja, anak-anak merasa senang dan bahagia menikmati pemandian di kolam khusus anak-anak. Sesungguhnya kebahagiaan itu sulit ditemui jika bukan pada waktu dan tempatnya," imbuh sumber.

Terpisah, salah seorang warga Sawang, Zaimaruddin juga menuturkan hal serupa. Pihaknya berangkat dari Gampong Ujong Karang untuk membawa anak Yatim jalan-jalan ke objek wisata, pilihan masyarakat tertuju ke Panjupian.

"Kami bawa rombongan anak yatim di sini karena tersedia kolam renang anak-anak, boleh dikatakan tidak rentan bahaya dan anak-anak dapat bermain leluasa. Kalau desa kami tiap tahun menggelar penyantunan anak yatim, tepatnya pada Dzulhijjah," papar Zaimaruddin.

Kolam Pemandian dewasa di objek wisata Panjupian, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh, Minggu (01.6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid

Pengelola objek wisata Air Sejuk Panjupian Tapaktuan, Zulfahmi (53 Tahun) yang dikonfirmasi media mengaku pihaknya terus membenahi dan menata dengan baik tempat itu agar tercipta kenyamanan dan ketenangan pengunjung.

"Dulunya pada tahun 2008 atau sekitar 17 tahun lalu, tempat ini tidak ada apa-apanya, sempit dan serba kekurangan, setelah beberapa tahun berlalu, kami usahakan perluasan dan pengembangannya. Alhamdulillah, sekarang sudah memiliki lahan seluas satu hektar," ujar Zulfahmi penduduk Gampong Panjupian.

Ia menyebutkan, diatas lahan ini dibangun 7 kolam renang, 50 pondokan plus Aula Pertemuan (rapat) dan ruangan Gurita bagi pengunjung yang datang berkelompok (Lembaga dan organisasi).

"Tujuh kolam renang dimaksud meliputi 3 buah kolam renang anak-anak, satu kolam remaja dan 2 kolam dewasa, satu lagi kolam naga sebagai lokasi permainan anak-anak dan tempat foto-foto pengunjung," terangnya.

Soal kehadiran pengunjung, itu sifatnya temporer (musiman), kadang-kadang penuh sesak bahkan sepi melompong, tergantung keadaan, cuaca, hari libur dan hari-hari besar.

"Sering juga sepi dik, bahkan pernah Cuma 10 orang pengunjung. Kalau rata-rata omset kita paling banter lebih kurang Rp 50 juta per bulan, itu sudah semuanya, include (termasuk) sewa pondok, tiket masuk dan makan minum," sambung Zulfahmi.

Sambil memberi keterangan, sebagai usaha yang dirintis dengan susah payah pihaknya mengaku senang dan bahagia bisa memberikan yang terbaik kepada pengunjung.

"Kami senang dan bahagia, bisa memberikan yang terbaik kepada pengunjung serta menyediakan tempat ibadah. Toh usaha ini dibangun secara pribadi dan sifatnya untung-untungan. Kami bersyukur bisa membangun dan mengelola objek wisata Air Sejuk Panjupian secara berkesinambungan meskipun masih terbilang kurang memadai," tutup pria paruh baya itu. ||

Kolam Pemandian anak-anak di objek wisata Panjupian, Tapaktuan, Aceh Selatan, Aceh, Minggu (01.6/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid

Tags terkait :

Editor : HERU DWI SURYATMOJO

Kanal : Wisata