PDDA Dukung Penuh Instruksi Gubernur Aceh Shalat Berjamaah

author
Sudirman Hamid

17 Mar 2025 21:17 WIB

PDDA Dukung Penuh Instruksi Gubernur Aceh Shalat Berjamaah
Ketua Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) Basri Effendi, SH, MH, M.Kn. INFORakyat.co/Dokumen pribadi.
“Instruksi Gubernur Aceh menunaikan Shalat secara berjamaah, sejalan dengan upaya mendorong penegakan Syariat Islam dan membangun karakter Islami di tengah-tengah masyarakat Aceh,” katan Basri Effendi, SH, MH, M.Kn

BANDA ACEH, INFORakyat.co– Pemuda Dewan Dakwah Aceh (PDDA) menyatakan dukungan penuh terhadap Instruksi Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) terhadap himbauan pegawai dan masyarakat Aceh melaksanakan shalat berjamaah dan meninggalkan semua aktivitas pada saat Adzan berkumandang.

Instruksi Gubernur Aceh tersebut umpama pelita dalam kegelapan dan dinilai sebagai langkah positif dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta meningkatkan ketaqwaan, kesadaran beribadah di kalangan masyarakat, mulai usia dini hingga dewasa.

Ketua Pemuda Dewan Dakwah Aceh Basri Effendi, SH, MH, M.Kn menyampaikan apresiasi atas kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Aceh sesuai yang didambakan para ulama dan seluruh kaum muslim.

Menurutnya Ketua PDDA, himbauan itu sejalan dengan upaya mendorong penegakan Syariat Islam dan membangun karakter Islami di tengah-tengah masyarakat Bumi Serambi Mekkah.

"Kami sangat mendukung Surat Edaran Gubernur Aceh ini, hendaknya semua masyarakat mengikuti seruan ini dalam meningkatkan ketaqwaan dan beribadah," ujar Basri Effendi kepada INFORakyat.co melalui narasi rilisnya, Senin (17/3/2025).

Instruksi gubernur ini, ungkapnya, bentuk kepedulian pemerintah dalam menegakkan syariat Islam di Aceh dan menghindari kemungkaran. Shalat berjamaah memiliki banyak keutamaan, baik dari segi spiritual maupun sosial.

Ia menambahkan, kebiasaan melaksanakan shalat berjamaah tidak hanya mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga mempererat hubungan antar umat Islam.

"Melalui shalat berjamaah, umat muslim membangun kedisiplinan, tanggung jawab serta membentuk kerukunan dan silaturahmi  semasa muslim, baik kalangan pegawai pemerintah maupun masyarakat umum. Instruksi ini salah satu hal Istimewa di bawah kepemimpinan Mualem-Dek Fadh," papar Basri Efendi.

Pemuda Dewan Dakwah Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut baik kebijakan ini dan mengamalkannya dengan penuh keikhlasan dalam memupuk ketaqwaan.

"Kami berharap ini bukan sekadar imbauan di atas kertas, tetapi benar-benar dilaksanakan dengan baik di semua lapisan masyarakat dan bukan hanya semasa pemerintahan H. Muzakir Manaf tetapi bisa berlaku sepanjang masa," ajaknya.

Dengan mengalir dukungan dari berbagai pihak, diharapkan instruksi tersebut dapat menjadi dorongan bagi masyarakat Aceh untuk lebih aktif dalam menjalankan ibadah secara berjamaah serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, baik di kalangan masyarakat, birokrasi maupun di lingkungan keluarga. ||

Tags terkait :

Editor : Sudirman Hamid

Kanal : Daerah