'Hingga hari ketiga, belum di temukannya pelaku pembacokan, kini menimbulkan misteri di balik kejadian maut tersebut. Ibu pelaku berharap anakmya menyerahkan diri"
KUTACANE, INFORakyat.co - Motif Pembacokan brutal yang menghilangkan lima nyawa dan satu orang masi dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin Kutacane, masi dalam misteri.
Belum di temukannya pelaku pembacokan kini menimbulkan misteri di balik kejadian maut tersebut.
Sanimah Ibu kandung Ardian Syaputra yang merupakan pelaku pembacokan terhadap enam korban jiwa, meminta kepada Adrian Syahputra anaknya agar menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.
Hal itu agar Sanimah tidak merasa cemas tentang keberadaannya.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih memburu dan melakukan pendalaman atas motif Pembacokan yang menelan enam korban jiwa.
Pada kesempatan itu, Ia mengatakan sudah lama berpisah dengan pelaku sejak perceraian dengan mantan suaminya yang merupakan orang tua dari pelaku.
Sehingga Sanimah tidak mengetahui apa permasalahan anaknya dengan pamannya sehingga dengan tega menghabiskan nyawa pamannya.
"Sudah lama tidak bertemu dengan Ardian Syaputra, karna sudah cerai dengan bapaknya, dia tinggal dengan orang tua laki-lakinya yang merupakan mantan suami, putra juga tidak perna bercerita permasalahan dengan dengan siapa pun bahkan dengan pamannya" ungkap Sanimah saat di temui awak media di kediaman kepala desa Uning Sigugur, Rabu (18/6/2025).
Terkait di isukan anak nya sebagai Orang Dalam Gangguan Jiwa ( ODGJ), kata Sanimah, hal itu tidak benar, semenjak di rawatnya putra tidak ada riwayat gangguan jiwa, serta konflik pembagian harta Gono gini juga tidak benar.
"Isu dinyatakan ODGJ itu tidak benar, tidak ada riwayat gangguan jiwa terhadap Putra, serta tidak ada konflik pembagian harta Gono gini dengan pamannya," Pungkas Sanimah.




