Pelayanan Medis Maksimal, IGD RSUD-YA Tapaktuan Tampung 40 Pasien per Hari

author
Sudirman Hamid

16 May 2025 15:00 WIB

Pelayanan Medis Maksimal, IGD RSUD-YA Tapaktuan Tampung 40 Pasien per Hari
Kondisi ruang IGD RSUD-YA Tapaktuan, Regional tipe B, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Jumat (16/5/2025). INFORakyat/Sudirman Hamid.
“IGD RSUD-YA Tapaktuan melaksanakan tindakan medis 24 jam, tiap hari melayani pasien 40 orang. Jika terlalu padat, pasien rela menunggu antrian di kendaraan pribadi,” kata Syaibatul Hamdi, Ners.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah-dr. H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh melalui Kepala Ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) menyebutkan, tindakan yang dilakukan sangat maksimal, cepat, cekatan dan akurat.

Hal tersebut disampaikan Syaibatul Hamdi, Ners saat diwawancarai INFORakyat.co di sela-sela kesibukannya betsama petugas piket melaksanakan tugas di Ruang IGD, Jumat (16/5/2025).

"Kami tetap melayani tindakan medis secara maksimal, cepat dan tepat selama 24 jam sehari semalam. Rata-rata pasien yang ditangani mencapai 40 orang per hari. Sesuai kondisi, jika terlalu padat, kadang-kadang ada pasien rela menunggu antrian dengan standby di kendaraan pribadi," ucapnya.

Didampingi petugas piket, Faisal, pihaknya menjelaskan, jumlah fasilitas tempat tidur (Bed) yang tersedia di IGD sebanyak 12 unit plus 2 unit bersifat pinjam pakai untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

"Untuk tenaga medis diberlakukan sistem aplusan (giliran), per tim ditugaskan 2 dokter umum dibantu 4 perawat. Total personel medis yang bertugas di IGD sebanyak 19 orang," imbuhnya.

Menurut Kepala Ruangan IGD, durasi tindakan medis yang dilakukan kepada pasien tergantung kondisi keluhan dan jenis penyakit yang dialami sebelum dilanjutkan untuk rawat inap sesuai arahan dokter.

"Pokoknya full time bang, keluh dan kesah sudah terbiasa kami jalani dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Kami hadir dalam kondisi dan keadaan apapun untuk melayani kesehatan serta berusaha menyelamatkan masyarakat dari berbagai penyakit yang diderita," ungkap Syaibatul Hamdi.

Pantauan di lokasi, saban hari terlihat RSUD-YA Regional Tapaktuan disesaki pengunjung dari berbagai penjuru, bukan saja warga Aceh Selatan, melainkan dari kabupaten tetangga.

Selain pasien di IGD, diperkirakan lebih kurang 600 sampai 1.000 pengunjung juga antrian di loket rawat jalan untuk mendapat layanan pengobatan di berbagai poli yang tersedia di rumah sakit Regional Tipe B tersebut.

"Antriannya tiap hari padat pak, baik melalui pendaftaran manual maupun sistem aplikasi online. Saya dari Trumon agak terlambat sampai, wajar nomor antrian saya di angka 500 lebih," pungkas sumber mengaku bernama Mulyadi. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Kesehatan