“Saya hanya memiliki satu nomor kontak dan WA serta akun facebook atas nama Haji Mirwan yang diketahui masyarakat, tidak ada yang lain, hati-hati penipuan,” ujar H Mirwan MS, SE, M.Sos.
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Disinyalir akan disalahgunakan untuk aksi penipuan, orang tidak bertanggungjawab mencatut nama dan foto Bupati Aceh Selatan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dijadikan aplikasi WhatsApp (WA) bodong.
Informasi dihimpun, salah satu akun WA nomor kontak 082123549247 menggunakan foto dan nama bupati Aceh Selatan H Mirwan MS SE M, Sos mulai menghubungi masyarakat dengan modus bagi-bagi Tunjangan Hari Raya (THR), lalu meminta nomor rekening masyarakat.
Kondisi tersebut terungkap atas laporan sejumlah pihak ketika mengkonfirmasi kembali keabsahan tersebut ke nomor kontak asli Mirwan MS untuk mendapat penjelasan.
Atas indikasi itu, Bupati Aceh Selatan H Mirwan MS menghimbau segenap masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap berbagai modus penipuan melalui sosial media yang mencatut nama dan foto dirinya.
"Pada momentum idul fitri 1446 hijriah ini, kami mengucapkan selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin. Kemudian, kami mohon seluruh masyarakat Aceh Selatan meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan, karena selama dua hari ini foto dan nama saya dicatut oleh orang tidak bertanggungjawab," ujar Mirwan MS, Rabu (2/4/2025) kepada wartawan saat open house.
Menurut H Mirwan, peristiwa nama dan foto dirinya dicatut penipu terrungkap ke permukaan berdasarkan laporan dari masyarakat selama kami open house di Pendopo.
"Kami mendapat informasi, ada nomor whatsApp palsu menggunakan nama dan foto saya, pelaku menghubungi warga dengan modus bagi-bagi THR. Dasar itu, kami meminta masyarakat untuk berhati-hati menggunakan media sosial dan meneliti dengan seksama nomor kontak orang yang menghubungi," papar Mirwan MS.
Bupati Aceh Selatan menegaskan, pihaknya hanya memiliki satu nomor WA maupun kontak serta akun facebook yang dikethaui masyarakat, yakni 082210XXXX45.
"Tidak ada akun lain, hanya itu. Kami himbau masyarakat dan kalangan ASN di lingkungan Aceh Selatan tidak mudah mempercayai jika ada pihak mengatasnamakan dirinya dengan menawarkan jabatan lalu meminta sejumlah uang ataupun bagi-bagi THR. Jangan sampai tertipu," imbuhnya lagi.
Sebelumnya modus serupa juga telah pernah terjadi, tetapi metodenya menggunakan messenger atau pesan instan facebook.
"Penipuan melalui sosial media seperti ini harus diwaspadai karena dapat merugikan orang banyak, operandi yang dilakukan bukan hanya mengatasnamakan bupati, bisa juga pejabat atau orang lain, maka hindarilah menjadi mangsa penipuan," pungkasnya. ||





