“Lokasi arena MTQ XXXVI memprihatinkan, amburadul dan belum siap, akibat diterpa hujan lebat dan angin kencang kondisi lapangan becek serta teratak tamu bertumbangan tadi malam”
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Jelang Pawai Taaruf dan pembukaan, kondisi arena MTQ XXXVI Tahun 2025 tingkat Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh terlihat amburadul, becek dan sebagian tenda tamu roboh di Lapangan Bola kaki Gampong Tengah Labuhan Haji Timur.
Pantauan INFORakyat.co di lokasi, hingga pukul 12.00 WIB, Selasa, 8 Juli 2025 kondisi arena MTQ XXXVI tingkat Kabupaten Aceh Selatan di lapangan bola kaki Labuhan Haji Timur amburadul, diantara panggung utama sebagai fasilitas vital belum siap dikerjakan, situasi lapangan becek dan berluluk (berlumpur bahasa anak jamee-red).
Disisi lain, peserta dari berbagai kecamatan dalam wilayah Aceh Selatan sudah berdatangan, kontingen Kecamatan Samadua merupakan rombongan perdana tiba, sekitar pukul 11.00 WIB dan telah menempati basecamp penginapan, menyusul dari kecamatan lain.
Informasi dihimpun, selain faktor alam yang diterpa hujan deras dan angin kencang, persiapan yang dilakukan juga kepepet waktu, pasalnya hingga pukul 24.00 WIB tadi malam (H-1), pelaksana masih berjibaku menyiapkan finishing Panggung Utama, namun tidak terselesaikan.

Di sela-sela peserta berdatangan, kesibukan panitia terus berlangsung diantaranya, pekerja penimbunan genangan air, pendirian kembali tenda (teratak) tamu yang tumbang dan pemasangan panggung utama serta sound system.
Panitia pelaksana bidang tertib acara yang juga tim asistensi Pemkab Aceh Selatan Tio Achriyat yang dikonfirmasi menyebutkan, pihak panitia tempat sedang membenahi penyelesaian tempat dan memperbaiki tenda yang roboh diterpa angin kencang. Begitu juga situasi lapangan yang tergenang air dan becek terus diupayakan penimbunan.
"Faktor arena MTQ XXXVI terkendala dan belum rampung 100 persen bukan akibat kelalaian, tetapi murni pengaruh cuaca ekstrim di luar perhitungan manusia. Jika tidak terjadi hujan dan badai, dipastikan tidak terkendala dan siap tepat waktu," ungkap Tio Achriyat.

Menurut Tim Asistensi Bupati itu, agenda tentatif yang sudah diprogramkan panitia pelaksana tetap berlanjut, kalau tidak memungkinkan dilaksanakan di arena MTQ, maka alternatifnya digeser ke lokasi yang aman, tertib dan lancar.
"Salah satu agenda Pawai Taaruf peserta, jika belum bisa di gelar di arena utama, maka akan kita geser ke lokasi lain. Saat ini panitia tempat terus membenahi untuk menyiapkan semua kebutuhan," tutupnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Selatan Ustadz Indra Hidayat, S,Ag, M,Ag yang dikonfirmasi mengaku alokasi anggaran yang digelontor untuk kegiatan MTQ XXXVI Tahun 2025 sebesar lebih kurang Rp 1 miliar.
"Anggarannya tidak besar bang, lebih kurang diatas Rp 1 miliar," ungkapnya singkat, Senin (7/7/2025) melalui sambungan telepon genggam. ||





