“Jajaran Polres Aceh Tenggara terus dan masih melakukan pencarian terhadap pelaku pembacokan sadis yang menelan 5 korban tewas, dan satu orang kritis dirawat intensif di RSUD Sahudin Kutacane," kata AKP Jomson Silalahi.
KUTACANE, INFORakyat.co – Menyahuti aspirasi masyarakat dan menciptakan suasana nyaman dan kondusif pasca pembunuhan sadis di desa Uning Sigugur, Kecamatan Babul Rahmah, Kutacane pada Seni siang, 16 Januari 2025, pihak Kepolisian Resor Aceh Tenggara terus memburu pelaku hingga hari keempat.
Kapolres Aceh Tenggara, Polda Aceh AKBP Yulhendri, SIK melalui kasi Humas AKP Jomson Silalahi menjelaskan, sampai sekarang pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku pembacokan yang menelan 5 korban meninggal dunia serta satu orang luka kritis dan masih dalam perawatan medis di RSUD-Sahuddin.
"Polres Aceh Tenggara terus melakukan pencarian terhadap pelaku pembacokan sadis empat hari lalu, kami tidak tinggal diam dan berupaya masyarakat nyaman dari berbagai gangguan keamanan termasuk memburu pelaku pembacokan," ujar Jomson kepada INFORakyat saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (19/6/2025).

Jomsom Silalahi Personil menyampaikan, pencarian pelaku mengalami kesulitan dikarenakan lokasi yang diduga menjadi persembunyian pelaku berada di hutan pegunungan yang terjal dan rimbun.
"Dugaan sementara pelaku melarikan diri ke dalam hutan," paparnya.
Dia juga menghimbau kepada warga Aceh Tenggara dan sekitarnya jika menemukan orang yang mencurigakan segera melaporkan ke Polsek terdekat. Ini demi kenyamanan kita bersama.
"Kami himbau kepada seluruh masyarakat Aceh Tenggara dan sekitarnya jika menemukan seorang yang mencurigakan segera melapor ke Polsek terdekat, sekecil apapun informasi dari warga sangat membantu polisi dalam melakukan tindakan pencarian dan menjaga suasana kondusif," himbuh Jomson.
Ia menyebutkan, dalam perkara ini pihak kepolisian belum menemukan motif pelaku melakukan tindakan pembunuhan dengan aksi kejinya.
Baca Juga:
Bantuan Pascabanjir Aceh Singkil Tersendat, Warga Geram Jadup Tertahan dan Rehab Rumah Belum Jalan
"Kami terus melakukan pengembangan dan fokus memburu atau melakukan pengejaran terhadap tersangka yang sosoknya sudah teridentifikasi, namun harus sesuai bukti dan saksi serta pelaku harus ditangkap, kita sudah membentuk dua tim," pungkas Jomson. ||




