Relawan Muda Mualem - Fadhlullah, Dukung Pemberlakuan Jam Malam Siswa di Aceh

author

06 May 2025 13:29 WIB

Relawan Muda Mualem - Fadhlullah, Dukung Pemberlakuan Jam Malam Siswa di Aceh
Ketua umum relawan muda mualem - Fadhlullah, Muyashir Asriyan Haikal. Foto/Ho
Hal itu seperti yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tentang pengendalian aktivitas murid di malam hari yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis, pada Senin (5/5/2025).
TAPAKTUAN, INFORakyat.co - Ketua umum relawan muda mualem - Fadhlullah, Muyashir Asriyan Haikal mendukung penuh Surat Edaran (SE) Pemerintah Aceh terkait memberlakukan jam malam bagi siswa di Aceh.

Hal itu seperti yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tentang pengendalian aktivitas murid di malam hari yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh, Marthunis, pada Senin (5/5/2025).

Edaran itu dikeluarkan sebagai bentuk perhatian serius Pemerintah Aceh untuk mencegah kenakalan remaja yang sering terjadi pada larut malam.

Tujuannya, sekaligus meningkatkan kualitas akademik, vokasi, dan pembentukan karakter murid, terutama di jenjang Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus.

"Kita mendukung penuh SE Pemerintah Aceh terkait pemberlakuan itu, mengingat tingginya kenakalan siswa di jalanan pada malam hari meski di hari-hari sekolah," kata Muyashir Asriyan Haikal, Selasa, (6/5/2025).
Menurut Haikal, waktu malam hari harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh murid untuk kegiatan yang bermanfaat dan istirahat cukup, ketimbang melakukan aktivitas yang tidak ada faedahnya di luar rumah.

"Pukul 22:00 WIB tidak patut lagi seorang murid berada diluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak, itu waktunya beristirahat," sebutnya.

Untuk mewujudkan hal ini, lanjutnya, peran orangtua sangat besar untuk terus mengawasi sang anak ketika malam hari, agar terus mengingatkan sang anak untuk menggunakan jam malam dengan melakukan kegiatan positif seperti belajar atau diskusi dengan keluarga.

"Jadi peran orang tua juga sangat besar dalam mewujudkan SE ini, karena tentu dampaknya dapat meningkatkan kwalitas pendidikan di Aceh," katanya. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Daerah, Pendidikan