TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Setelah dilaporkan rusak parah dan telan korban (murid SD terjatuh) dan mengalami luka-luka, akhirnya jembatan Gantung Gampong (desa) Panton Luas Kecamatan Sawang Kabupaten Aceh Selatan diinformasikan diperbaiki pada tahun anggaran 2025.
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menginformasikan, bahwa kerusakan jembatan Gantung Panton Luas Kecamatan Sawang sudah dialokasikan anggaran perbaikan pada tahun ini (2025-red).
Informasi akan dilakukan rehabilitasi tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Dinas PUPR Aceh Selatan Gamal Halim, ST, MT saat menjawab konfirmasi INFORakyat.co melalui sambungan telepon, Minggu (13/4/2025).
Baca Juga:
Siswa MAN 4 Aceh Selatan diasah dan Sosialisasi Dasar Menulis, Literasi Media dan Pemahaman Hoaks
"Anggaran perbaikan (rehab) sudah dialokasikan tahun ini bang, cuma kita belum tau kepastiannya karena kondisi keuangan daerah sedang defisit. Rencananya, biaya rehab dialokasikan sebesar Rp 200 juta dan bersifat prioritas," ucap Gamal.
Ia menambahkan, "kami mohon masyarakat bersabar. Kita tunggu proses perbaikan anggaran dalam waktu dekat ini, mudah-mudahan tidak ada kendala apapun," tutup Gamal.

Diberitakan sebelumnya, jembatan gantung sebagai sarana penghubung penyeberangan masyarakat lintas desa di gampong Panton Luas mengalami kerusakan sejak beberapa tahun lalu. Namun, sampai tahun 2025 belum ada tanda-tanda penanganan dan perbaikan dari pemerintah.
"Besi jembatan mulai digerogoti karatan, papan rapuh dan rusak akibat dimakan usia, anak-anak sekolah yang melintas harus ekstra hati-hati karena papan dasar bayak patah dan berlobang. Kemarin ada yang jatuh dan mengalami luka-luka," ujar Nasruddin Bahar kepada INFORakyat.co mengaku mendapat laporan warga.
Kondisi ini, sebut Nasruddin Bahar, hendaknya jangan dibiarkan berlarut-larut karena dikhawatirkan akan ambruk tiba-tiba serta menelan korban jiwa, apalagi kondisi jembatan sudah sejak lama rusak.
"Kami mohon Wakil Rakyat (anggota Dewan) Daerah Pemilihan Meukek-Sawang turun ke lokasi untuk melihat dan melakukan peninjauan terhadap penderitaan rakyat. Ini fakta yang terjadi ril di lapangan," imbau Nasruddin Bahar.
Begitu juga kepemimpinan MANIS, tambahnya, diminta segera turun tangan untuk melakukan perbaikan jembatan melalui Dinas PUPR sebelum jatuh korban jiwa.
"Tunjukan niat membangun Aceh Selatan lebih maju dan produktif jangan sampai jalan ditempat seperti sebelumnya hanya jalan ditempat," imbuh Nasruddin Bahar. ||













