“Empat tahanan melarikan diri dengan kasus tindak pidana pencurian dan narkoba, diduga melarikan diri dengan cara merusak pintu kamar Rutan dan memanjat dinding pembatas,” Terang AKBP Joko Triyono, SIK, MH.
SINGKIL, INFORakyat.co – Sebanyak 4 warga binaan di ruamh tahanan (Rutan) Kelas II B Aceh Singkil, Provinsi Aceh dilaporkan melarikan diri pada, Rabu malam, 4 Juni 2025.
Pasca kaburnya 4 tahanan tersebut, Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, SIK MH turun langsung melakukan pengecekan Rutan di Desa Ketapang Indah Kecamatan Singkil Utara, Kamis (5/6/2025).
"Diduga 4 tahanan melarikan diri dengan cara merusak pintu kamar Rutan dan memanjat dinding pembatas, Keempat tahanan itu masing-masing pelaku tindak pidana pencurian dan narkoba," kata AKBP Joko Trijono.
Kunjungan sekaligus pengecekan dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan koordinasi antara pihak kepolisian dan lembaga pemasyarakatan, guna memperketat pengamanan di Lingkungan Rutan dan akan mengusut tuntas peristiwa pelarian ke empat napi.
Kapolres menegaskan, bahwa pihaknya saat ini telah membentuk tim gabungan bersama petugas Rutan untuk memburu keempat tahanan yang kabur tersebut.
"Kami telah menurunkan tim untuk melakukan pencarian terhadap empat tahanan yang melarikan diri. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan internal terkait kemungkinan adanya kelalaian," papar Joko Trijono.
Empat tahanan yang melarikan diri diantaranya, Paisal Bayu, Dandi Syahputra, Andre Hendrawan dan Rajali. Para tahanan diduga melarikan diri dengan cara merusak pintu kamar tahanan dan memanjat dinding pembatas dengan sambungan kain.
Pihak kepolisian juga menghimbau masyarakat agar segera melapor apabila melihat atau mengetahui keberadaan para tahanan yang melarikan diri, atau tahanan yang kabur diminta kesadarannya untuk kembali ke Tahanan.
Baca Juga:
Bantuan Pascabanjir Aceh Singkil Tersendat, Warga Geram Jadup Tertahan dan Rehab Rumah Belum Jalan
"Pencarian masih terus berlangsung kita lakukan untuk membekuk keempat tahanan, kita terus memburu di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan," imbuh Kapolres.
Hingga berita disiarkan, Kepala Rutan Kelas II B Aceh Singkil Fajar Setiawan yang dihubungi InfoRakyat,co belum menjawab konfirmasi INFORakyat.co, pesan WhatsApp (WA) juga belum dibalas. ||




