“Usia beranjak tua dengan wajah terlihat keriput, namun tidak memadamkan semangat Nenek Darwiyah Dandam Syuhim untuk menjadi “Tamu Allah” di Baitullah, Mekkah diantara 127 CJH plus 13 potensi Cadangan tahun 2025”
TAPAKTUAN, INFORakyat.co – KepalaKantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh, Khairul Huda, S.Hi, M.Si menjelaskan secara detail jumlah kuota Calon Jamaah Haji (CJH) yang akan berangkat untuk menunaikan ibadah di Mekkah tahun 2025.
"Alhamdulillah, CJH reguler Aceh Selatan yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2025 sebanyak 127 orang, ditambah potensi dari Cadangan 13 orang," ujar Khairul Huda saat dikonfirmasi INFORakyat di ruang kerjanya di Tapaktuan, Kamis (8/5/2025).
Dikatakan Khairul Huda, CJH tertua Nenek Darwiyah dandam Syuhim berusia 90 tahun 6 bulan, warga Gampong (Desa) Keumumu Hulu, Kecamatan Labuhan Haji Timur. Sedangkan Jamaah termuda, Ulfa Maghfirah dari Meukek, berumur 26 tahun, 4 bulan.
Tiba di Banda Aceh, sambung Khairul Huda, CJH menginap di hotel Mekkah. Masuk Asrama Haji Banda Aceh pada pukul 19.00 WIB, Kamis, 22 Mei 2025.
Sesuai jadwal CJH yang tergabung dalam kloter 6 direncanakan berangkat dengan pesawat Garuda Indonesia Airlines (GIA) 2106 pada hari Jumat, 23 Mei 2025, pukul 17.15 WIB, dan diperkirakan tiba di Jeddah pada hari itu juga, sekitar pukul 21.20 Waktu Arab Saudi (WAS).

"Sejauh ini belum bisa kami sampaikan secara komprehensif mengenai kuota Cadangan, karena masih menunggu data akurat dari panitia haji Provinsi dan Pusat," tegasnya.
Dikonfirmasi awak media, Musliadi Abdar anak kandung dari nenek Darwiyah Dandam Syuhim menyebutkan, ibunya kesayangannya mulai menabung dari tahun 2009 hingga tahun 2014 untuk dapat menunaikan ibadah haji sebagai Rukun Islam kelima.
"Pada tahun 2009 ayah meninggal, kemudian Ibu mengumpulkan uang dari pemberian anak-anaknya yang disisih dari kebutuhan sehari-hari sampai terkumpul untuk mendaftar," ujar Musliadi Abdar kepada INFORakyat dalam acara pelepasan jamaah di Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan, Kamis 15 Mei 2025.
Usia ibunda sudah tau saat mendaftar haji tahun 2014, atas pertolongan Allah melalui kebijakan pemerintah, kondisi lansia mendapat prioritas untuk dipercepat keberangkatan. "Alhamdulillah, tahun ini ibu saya berkesempatan menjadi tamu Allah di Baitullah," paparnya.
Sang anak juga menyampaikan, sebelumnya nenek Darwiyah dandam juga sudah menunaikan ibadah umroh 2024. Atas Kehendak dan Karunia Allah, tahun ini ibu mendapatkan panggilan haji ke tanah suci Jeddah.
"Diusia tuanya, ibu akan melepaskan rasa rindu dan hasrat yang diidam-idamkan untuk beribadah di tanah suci Mekkah. Mudah-mudahan Allah senantiasa mempermudah segala urusan, doa kami dari anak-anakmu senantiasa mengiringi derap langkah dan nafasmu ibu dalam mengumandangkan asma-asma Allah," ucap Musliadi Abdar penuh haru dan tetes air mata seraya memberitahu, dirinya ikut serta menunaikan haji mendampingi ibu.
Informasi dikutip dari Kasi Haji Kantor Kemenag setempat, Jamaah haji Aceh Selatan bergabung dalam kloter 6, meliputi Kabupaten Aceh Selatan (127 jamaah), Aceh Tenggara (118), Aceh SIngkil (61), Subulussalam (54) dan Simeulue (21). Khusus Aceh Selatan ditambah PPH Kloter (3 orang) dan PPH (3 jamaah). Direncanakan berangkat dari Aceh Selatan menuju Banda Aceh, Rabu 21 Mei 2025," terangnya.
Rombongan bertolak dari Kluet Raya, Bakongan dan Trumon, kemudian disambut CJH Tapaktuan, Samadua, Sawang, Meukek dan Labuhan Haji untuk bergerak satu rombongan. CJH Aceh Selatan dan rombongan disambut oleh Ikatan Masyarakat Bersatu Aceh Selatan (IKAMABAS) Aceh Barat di Masjid Agung Meulaboh.
"Seluruh biaya transportasi, konsumsi dan akomodasi dari Aceh Selatan ke Banda Aceh ditanggung langgi (dibantu) Pemkab Aceh Selatan dibawah kepemimpinan H. Mirwan MS, SE, M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE. Terima kasih dan apresiasi kepada pimpinan daerah," ungkap staf Kasi Haji. ||




