“Pemain Pra PORA 2025 Kabupaten Aceh Selatan sukses menaklukkan pemain-pemain sepakbola PON dan liga 1, 2, 3 dan 4 PSSI Persut Aceh Barat dengan skor menang tipis (1-0) di lapangan Gajah Tunggal Meureubo, Meulaboh dalam pertandingan piala Macan Putih 2025"
TAPAKTUAN, INFORakayat.co – Mengibarkan bendera Tajura dan diperkuat perajurit sepakbola Pra PORA 2025 Kabupaten Aceh Selatan berhasil seruduk Tim Raksasa Persut Aceh Barat dalam pertandingan Piala Presiden Macan Putih 2025 di Lapangan Gajah Tunggal, Meureubo Aceh Barat, Minggu sore, 27 April 2025 kemarin.
Alur permain anak-anak Tajura yang baru lahir melalui rahim seleksi tanggal 17 sampai 20 April 2025 itu patut diperhitungkan dari sudut berbagai perspektif, pasalnya Tajura bertemu kubu Raksasa yang kaya pengalaman dan telah lalang buana di berbagai event. Namun, berjauangan yang dilakoni sukses mengalahkan rival.
"Dimana Persut Aceh Barat salah satu pasukan tangguh yang sering unjuk taring di laga PON dan Liga 1, 2,3 dan 4 PSSI, sementara prajurit sepakbola Tajura Aceh Selatan, baru seumur jagung. Bertanding penuh keseruan, gigih dan adu stamina itu, akhirnya Tajura unggul 1-0 kosong," ujar Pelatih Kepala AKP Fajriadi didampingi asistennya Ampon Pj dan Brigadir Fajri kepada INFORakyat.co," Senin (28/4/2025)
Gol semata wayang itu, kata Fajriadi, disuguhkan pemain asal Kluet Tengah, Ivan melalui menu spektakuler. Kerangka pemain Tajura diperkuat basis pemain Pra PORA 2025. Pertandingan persahabat itu mengawali uji coba kebolehan dan mental pemain Pra PORA Aceh Selatan yang masih seumur jagung.

"Gempuran-gempuran di medan laga ditata secara apik, pemain-pemain Tajura tampil prima dan mengubah-ngubah pola serangan dengan memperkuat sektor pertahanan. Al hasil, Tajura menggondol kemenangan tipis di lapangan Gajah Tunggal Meureubo," ulas Pelatih Kepala.
Berbekal pengalaman perdana dalam pertandingan Piala Macan Putih 2025, Tajura Aceh Selatan bertemu Persut Aceh Barat. Turnamen bergengsi tahun 2025 ini mempertemukan 16 Tim terbaik. Pihaknya akan terus meningkatkan pelatihan dan mengasah kualitas anak-anak untuk mewujudkan mimpi menuju ajang Pra PORA 2025 sekaligus memperoleh tiket ke event PORA 2026 di Aceh Jaya.
"Kita sudah menginstruksikan para asisten pelatih untuk memperkuat bobot permainan, baik pengembangan, fisik dan mental. Menang bertanding di arena persahabatan dan di sarang lawan bukanlah sebuah kepuasan, tugas dan perjuangan anak-anak masih panjang dan butuh asuhan maksimal," imbuh Fajriadi.
Menurut pelatih Kepala, melatih dan mendidik pasukan sepakbola tidak akan sukses jika tanpa ditunjang dan dukungan serta kerjasama semua pihak, termasuk kawan-kawan sesama pelatih.
"Urat nadi kekuatan pemain Pra PORA bertumpu kepada para pelatih, kami terus memompa semangat juang dan meracik pembinaan telaten dan maksimal untuk mengorbitkan pemain profesional dan berkualitas," paparnya lagi.
Pedal pelatih dibantu para asisten, diantaranya, Ampon PJ dan Fajri Ardh, sementara secara khusus Cek Wan berperan sebagai pelatih fisik dan AIptu Epi Evendi membina ketangkasan kiper, tutup Fajriadi mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan yang kini bertugas selaku Personel Dit Reskrimum di POLDA Aceh. ||




