Uji Coba Bajak Sawah Gratis Aceh Selatan 2025 seluas 875,53 Ha di 8 Kecamatan

author
Sudirman Hamid

14 May 2025 15:57 WIB

Uji Coba Bajak Sawah Gratis Aceh Selatan 2025 seluas 875,53 Ha di 8 Kecamatan
Daftar lokasi program Bajak Sawah Gratis (BASAGA) tahun 2025 di 8 Kecamatan di Aceh Selatan. INFORakyat/Screenshot data Distan Aceh Selatan.
“Alokasi anggaran untuk program Bajak Sawah Gratis tahun 2025 Rp 1.450.000.000 dengan luas areal 875,53 hektar di 8 Kecamatan di Aceh Selatan, untuk tahun 2026 sudah masuk RENJA mencakup 14 kecamatan,” kata H. Nyaklah, SP, MM.

TAPAKTUAN, INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melaksanakan Pogram 100 hari kerja dengan launching, Bajak Sawah Gratis (BASAGA) yang dipusatkan di Gampong (desa) Tengah Peulumat, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Selasa Sore, 13 Mei 2025 kemarin.

Keterangan tertulis disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Aceh Selatan, H. Nyaklah, SP, MM, awalnya Pemkab Aceh Selatan menggelontor dana sebesar Rp 1,1 milyar untuk Bajak Sawah Gratis seluas 650 hektar.

"Merasa masih kurang, dilakukan penambahan melalui Pergeseran anggaran sebesar Rp 350 juta untuk sasaran 225, 53 hektar. Jadi, total anggaran yang terserap dalam tahapan uji coba berjumlah Rp 1.450.000.000 dengan jumlah garapan bajak sawah gratis seluas 875,53 hektar," papar Nyaklah melalui narasi tertulis kepada INFORakyat, Rabu (14/5/2025).

Kemarin itu, bapak Bupati dan Wakil Aceh Selatan, H. Mirwan MS, SE, M.Sos dan H. Baital Mukadis, SE sudah melakukan peluncuran (launching) program BASAGA yang dipusatkan di Gampong Tengah, Peulumat, Labuhan Haji Timur.

Dalam laporannya, Kepala Distan turut menyebutkan, tahapan uji coba bajak sawah gratis seluas 875,53 hektar itu di tempatkan di 8 kecamatan meliputi; Labuhan Haji Barat (51,64 ha), Labuhan Haji (16,67 Ha), Labuhan Haji Timur seluas 202.46 hektar, Meukek (185,44 Ha), Samadua (89.01 Ha), Pasie Raja (113,88 Ha), Kluet Tengah (184,88 Ha) dan Trumon Tengah (31,55 HA).

"InsyaAllah, program bajak sawah gratis di Aceh Selatan untuk mengimplementasikan visi dan misi Pemerintah MANIS sudah dituangkan dalam Rencana Kerja (RENJA) Tahun 2026, alokasinya menyentuh atau diposisikan di 14 kecamatan yang memiliki areal persawahan," imbuhnya.

Pemerintah Aceh Selatan periode 2025-2025 menjadikan sektor pertanian sebagai program unggulan dan strategis dalam menunjang perekonomian rakyat sekaligus mendongkrak ketahanan pangan.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 02/KPTS/RC.040/M/01/2025 tentang Kawasan Pertanian Nasional memiliki areal seluas 6,949 Ha, tersebar di 14 kecamatan dari 18 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan.

"Wilayah Aceh Selatan memiliki 160 Gampong (desa), terdiri 18 kecamatan dan 43 Kemukiman, termasuk daerah agribisnis yang cukup potensial, baik tanaman pagi maupun komoditi andalan lainnya," tutup Nyaklah. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : Pemerintahan dan Pembangunan