“Kegiatan bhakti sosial kemunusiaan berupa operasi bibir sumbing merupakan kado terindah, dan persembahan istimewa dalam rangkaian HUT-69 Aceh Selatan, pengabdian ini bekerjasama dengan RSUD-YA Tapaktuan dan LSM Smile Train,” kata Diva Samudra Putra, S.E, M.M.
TAPAKTUAN | inforakyat.co – Dalam rangka memperingati HUT ke-69 Aceh Selatan Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkolaborasi dengan Rumah Sakit Umum Daerah-dr. H Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan dan LSM Smile Train menggelar kegiatan bakti kesehatan operasi bibir sumbing gratis, Rabu, 26 November 2025.
Informasi dihimpun, kegiatan bakti kesehatan dilaksanakan sejak Selasa hingga Kamis, 25-27 November 2025. Prosesi bhakti kesehatan dibuka oleh oleh Bupati yang diwakili Pejabat pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Selatan, Diva Samudra Putra didampingi Direktur RSUD-YA dr Erizaldi, M.Kes Sp.OG, Manajemen RSUD-YA dan Koordinator Bibir Sumbing Aceh Rahmad Maulizar di RSUD-=YA Tapaktuan.
Diva Samudra Putra melalui teks tertulis bupati H. Mirwan MS, S.E, M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan persembahan istimewa untuk masyarakat, sekaligus menjadi kado terindah peringatan hari jadi daerah ke-69 tahun tahun 2025.
Baca Juga:
Simpatisan dan Pendukung sempat "Meradang", Abu Heri minta Sabar dan Dewasa menyikapi Kehendak Allah
"Kegiatan bhakti sosial kemunusiaan berupa operasi bibir sumbing merupakan kado terindah, dan persembahan istimewa dalam rangkaian HUT-69 Aceh Selatan, pengabdian ini bekerjasama dengan RSUD-YA Tapaktuan dan LSM Smile Train, menjadi pengabdian nyata kepada masyarakat yang butuh perhatian," kata Diva Samudra Putra, S.E, M.M.
Bakti kesehatan operasi bibir sumbing ini, kata Diva Samudra Putra, mengusung tema "Menuju Aceh Selatan Tersenyum Manis". Tema ini dipilih bapak bupati bukan sekadar slogan, tetapi cita-cita bersama untuk memastikan setiap anak di Aceh Selatan dapat tumbuh dengan percaya diri, cerdas dan mumpuni.
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral, Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis EPSS
"Senyum adalah pintu gerbang kepercayaan diri, dan senyum yang sempurna adalah hak setiap anak. Kondisi bibir sumbing bukan hanya masalah fisik, tetapi juga berdampak pada psikologis, kemampuan bicara, hingga kualitas hidup mereka di masa depan. Kegiatan ini adalah jembatan harapan yang sangat berharga bagi penerima manfaat," ujar Diva Samudra Putra.

Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan dalam kegiatan bakti kesehatan, semoga kebaikan ini mendapat tempat yang baik bagi penderita dan menjadi catatan pahala bagi pelaksana.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada tim medis dan dokter bedah, Dinas Kesehatan, seluruh manajemen RSUD dr. H. Yuliddin Away beserta seluruh jajaran yang telah menyukseskan bakti kesehatan ini. Saudara-saudara adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi senyum adik-adik kita agar ceria dan tambah Manis," ucapnya.
Sekda juga menyampaikan harapan besarkepada pasien dan keluarga, karena bapak bupati memberikan dukungan moral agar tetap optimistis, dan terus merajut perubahan ke arah yang lebih baik.
"Adik-adikku yang menjalani operasi, kalian adalah anak-anak hebat dan pemberani. Jangan takut, doa kami senantiasa menyertai langkah dan cita-cita adik-adik. Setelah ini dunia akan menyambut senyum baru bagi adik-adik, semoga tampil lebih indah dan penuh semangat," tuturnya.
Baca Juga:
Ada apa!! Sejumlah Kepsek SMA dan SMK di Aceh Tenggara diduga Dipanggil Penyidik Polda Aceh
Ia menegaskan, bupati H. Mirwan MS juga berharap kegiatan kesehatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal satu tahun sekali, demi terwujudnya kepedulian dan penguatan pelayanan publik.
"Semoga bakti kesehatan ini menjadi amal jariah bagi kita semua dan menjadi awal semangat baru untuk terus membangun Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani. Selamat kepada adik-adik, mudah-mudahan terus sukses," pungkasnya.
Koordinator Smile Train Bibir Sumbing Aceh, Rahmad Maulizar yang dihubungi inforakyat.co melalui sambungan daring menyebutkan, jumlah peserta yang mendaftar sebanyak 20 orang, berusia 4 bulan sampai 48 tahun.
Baca Juga:
Bupati Oyon Kagum, Atlet Aceh Singkil Boyong 5 Medali Cabang Pencak Silat di Pra-PORA 2026 Simeulue
"20 calon pasien operasi bibir sumbing, ternyata lima orang diantaranya sedang dalam kondisi kurang sehat karena mengalami demam, batuk dan pilek, jadi operasi yang dilaksanakan tahap awal berjumlah 15 orang. Saat ini sedang dalam operasi melibatkan dokter ahli dari RSUD-YA Tapaktuan dan Medan, Sumatera Utara," jawab Rahmad Maulizar. ||





