“Saya tegaskan, untuk seluruh Sekolah Dasar di Aceh Tenggara, khususnya SD Negeri I Kutacane terus meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan, kawal anak-anak agar tidak terjadi bullying,” kata H. Muhammad Salim Fakhry, SE, MM.
KUTACANE, INFORakyat.co – Hari pertama masuk sekolah usai liburan pakansi menjadi hari yang ditunggu-tunggu di awal tahun ajaran baru 2025/2026 bagi siswa SLTA, pelajar SMP/MsN dan murid baru SD/MI serta PAUD di Provinsi Aceh.
Pantauan wartawan media ini, aktivitas proses belajar mengajar menjadi ajang saling kenal antara siswa baru pada awal masuk sekolah. Tampak keceriaan dan rasa bahagia dalam awal pertemuan dan saling bercengkerama sesama teman.
Hal menarik lainnya, para orang tua ikut mengantarkan putra-putri mereka hingga pintugerbang kemudian disambut dewan guru penuh ramah dan lemah lembut.
Baca Juga:
Ada apa!! Sejumlah Kepsek SMA dan SMK di Aceh Tenggara diduga Dipanggil Penyidik Polda Aceh

Bupati Aceh Tenggara H. Muhammad Salim Fakhry, SE, MM bertindak selaku inspektur upacara apel pengibaran bendera sang saka merah putih di SDN I Pulomas, Kecamatan Babussalam, Kutacane, Senin (14/7/2025).
Dalam sambutannya, Salim Fakhry menghimbau agar pihak sekolah meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan untuk mencerdaskan generasi Aceh Tenggara.
"Saya tegaskan, untuk seluruh Sekolah Dasar di Aceh Tenggara, khususnya SD Negeri I Kutacane terus meningkatkan kualitas serta mutu pendidikan, kawal anak-anak agar tidak terjadi bullying," kata H. Muhammad Salim Fakhry.
Baca Juga:
Siswa SMK-PP Negeri Saree Raih Juara I Landscape and Gardening, Wakili Aceh di LKS Nasional 2026
Bupati berharap, kejadian yang kerap dirasakan bagi siswa baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tentang bullying jangan sampai terjadi dan dirasakan bagi siswa siswi di Aceh Tenggara.
Dewan guru dan anak-anak yang kami muliakan, jalinlah rasa persaudaraan, saling berbagi rasa dan berpartisipasi serta memupuk kasih sayang sesama tanpa ada perbedaan satu sama lain.
"Laksanakan kegiatan MPLS-Ramah sebagai pintu awal kebersamaan dan saling mempererat silaturahmi, jangan ada bullying terhadap kerap siswa dan siswi baru. Mari sama-sama kita kawal dan menghindari bullying untuk Marwah dan nama baik daerah, semoga kualitas pendidik lebih maju dan mumpuni," tandas bupati. ||





