Hening, AKBP Hyrowo Pimpin Apel Terakhir HUT Bhayangkara ke 80 di Polres Gayo Lues

author
Almujawadin

Kemarin, Pukul 22:49 WIB

Hening, AKBP Hyrowo Pimpin Apel Terakhir HUT Bhayangkara ke 80 di Polres Gayo Lues
Kejaksaan Negeri Gayo Lues menyuapi nasi Tumpeng kepada Kapolres AKBP Hyrowo, SIK, MH pada upacara HUT Bhayangkara ke 80 Tahun 2026 di Mapolres. Rabu (01 Juli 2026). INFORakyat.co/Humas Polres.
"Walaupun ini bukan hari terakhir saya di Kabupaten Gayo Lues, namun ini merupakan yang teaakhir saya menjadi pimpinan upacara di Polres Gayo Lues. Berat rasanya meninggalkan keluarga yang selama ini menjadi kehangatan dalam keseharian bertugas," ucap AKBP Hyrowo, SIK, MH.

GAYO LUES | INFORakyat.co- Upacara memperingati HUT ke-80 Bhayangkara di Polres Gayo Lues, Polda Aceh sontak berubah hening dan dibuai kesedihan saat Kapolres mengungkapkan ia pimpinan upacara terakhir serta segera meninggalkan Gayo Lues karena panggilan tugas di daerah lain.

Rangkaian kegiatan yang rutin HUT Bhayangkara di Polres Gayo Lues tersebut, senantiasa digelar meriah sebagai simbol kebersamaan, kekompakan dan sinergitas.

Kapolres Gayo Lues, AKBPHyrowo, SIK, MH membacakan teks amanat presiden Republik Indonesia di atas podium kehormatan, Rabu, 01 Juli 2026.

Peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Polri harus menjaga kedaulatan serta menjadi pengayom dan pelindung masyarakat di tengah pengaruh global yang semakin komplek.

Petugas Polwan Polres Gayo Lues, Polda Aceh membawa nasi Tumpeng HUT Bhayangkara ke 80 Tahun 2026 dengan langkah tegap dan berirama. Rabu (01/06/2026). INFORakyat.co/Humas Polres.

Tiba-tiba suasana menjadi hening, ketika Kapolres secara spontanitas menyampaikan bahwa hari ini merupakan yang terakhir dia menjadi pimpinan upacara di polres Gayo Lues, karena akan mengemban amanah baru yang diperintahkan atasan.

"Saya ditugaskan di Kota Langsa, Polda Aceh. Sulit rasanya meninggalkan saudara-saudara saya di Gayo Lues. Terlalu banyak hal yang saya alami bersama masyarakat di sini. Gayo Lues sudah seperti kampung sendiri. Namun ini bukan menjadi terakhir bagi kita semua, karena saya tetap mengenang dan mengingat Gayo Lues," papar Hyrowo bernada sedih.

Ia mengungkapkan, bahwa pengungkapan kasus di Gayo Lues lebih dominan masalah peredaran narkoba serta  penanaman ganja.

Keberhasilan pengungkapan kasus dan penertiban gangguan keamanan petugas tidak lepas dari dukungan serta informasi dari warga. Atas kerjasama dan partisipasi semua pihak diucapkan terima kasih, dan hendaknya terus ditingkatkan demi kenyamanan dan ketenangan bersama.

"Kami berhasil mengungkap dan menemukan ratusan hektar ladang ganja di kabupaten Gayo Lues, bukan hanya karena keuletan petugaskepolisian, melainkan berkat dukungan dan kerja bersama masyarakat yang menginginkan pemberantasan peredaran narkoba di bumi seribu hafiz ini bersih," cetus Hyrowo.

Ia berpesan di hadapan personel, para undangan dan Forkopimda Gayo Lues, "Jadi lah polisi yang menjadi garda terdepan dalam membela kebenaran diatas kepercayaan masyarakat, membimbing, mengayomi, menjaga suasana kondusif serta melayani dengan penuh humanis," tutupnya selesai menyampaikan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. ||

Tags terkait :