“Operasi pasar Disperindag Aceh ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah kondisi pasca bencana alam,” kata Plt. Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah, Rahmayanti, SE, S.M.P.
BENER MERIAH | INFORakyat.CO – Pemerintah provinsi Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melaksanakan operasi pasar di enam kabupaten yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.
Operasi pasar bertujuan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Enam kabupaten dimaksud meliputi, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.
Kegiatan operasi pasar ini disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Bener Meriah, Rahmayanti, SE, S.M.P, dikutip dari laman Diskominfo, Jumat, 24 April 2026.
Kata Rahmayanti, khusus di Bener Meriah, pasar murah akan dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Bandar pada Senin, 27 April 2026, Kecamatan Bukit, Selasa, 28 April 2026, dan Kecamatan Pintu Rime Gayo pada hari Rabu,29 April 2026.
"Operasi pasar Disperindag Aceh ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menjaga kestabilan harga bahan pokok di tengah kondisi pasca bencana alam," kata Rahmayanti.
Menurut wanita berparas cantik itu, komoditi yang disediakan dalam operasi pasar murah di setiap kecamatan diantaranya beras berjumlah 6.000 kilogram, gula pasir 1.000 kilogram, minyak goreng 1.000 liter, serta telur sebanyak 660 papan.
Pemerintah Aceh melalui Disperindag berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat, dengan memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali. ||



