Ribuan Warga Padati Masjid Raya Babussalam Bener Meriah, Istighosah Tahun Baru Islam 1448 H

author
Iko Prananda

Kemarin, Pukul 23:18 WIB

Ribuan Warga Padati Masjid Raya Babussalam Bener Meriah, Istighosah Tahun Baru Islam 1448 H
Ribuan warga dari berbagai penjuru Kabupaten Bener Meriah memadati Masjid Raya Babussalam, larut beristighosah, berdoa seraya meneteskan air mata, memohon keberkahan, ampunan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 hijriah. Kamis (18/06/2026). INFORakyat/Iko Prananda.
“Momentum Tahun Baru Islam 1448 hijriah ini, menjadikan kita semua berbahagia. Mari sama-sama beristighosah memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bener Meriah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan, serta masyarakat yang bertaqwa,” ujar Ketua PCNU, Tgk Baharuddin.

BENER MERIAH | INFORakyat.co – Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah memadati Masjid Raya Babussalam, mengikuti kegiatan Istighosah dan doa bersama dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Kamis, 18 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung khidmat, dihadiri pemuka agama diantaranya, Rais Syuriah, para abi dan abu pimpinan Dayah/Pesantren, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari berbagai penjuru Bener Meriah.

Pantauan di lokasi, suasana peserta penuh kekhusyukan, jamaah bersama-sama memanjatkan doa untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan daerah, serta dijauhi dari segala bentuk mara bahaya.

Ketua PCNU Bener Meriah, Tgk. Baharuddin, mengatakan bahwa istighosah merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT bagi masyarakat dan daerah.

"Momentum Tahun Baru Islam 1448 hijriah ini, menjadikan kita semua berbahagia.Mari sama-sama beristighosah memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Kabupaten Bener Meriah senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, keberkahan, serta masyarakat yang bertaqwa," ujar Tgk Baharuddin.

Menurut Ketua PCNU, kegiatan istighosah dan doa bersama ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Kemajuan daerah tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan spiritual dan moral masyarakat. Sesungguhnya agama adalah pondasi segala-galanya bagi semua pihak.

"Kita berharap melalui doa-doa yang dipanjatkan hari ini, Allah SWT memberikan kemudahan bagi para pemimpin dalam menjalankan amanah, serta menjadikan Bener Meriah sebagai daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," imbuhnya.

Ia menuturkan, keringatan 1 Muharram bukan hanya menjadi momentum pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan memperkuat kebersamaan umat dalam membangun daerah.

"Kita rangkum maknanya menjadi pelita hati, memperbaiki segala keburukan, meminta ampunan segala dosa serta mendekatkan diri ke haribaan Allah SWT," paparnya lagi.

Acara ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Tgk. Husaini serta doa bersama yang dipimpin para ulama. Ribuan warga larut tafakur seraya meneteskan air mata, memohon keberkahan, ampunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Bener Meriah. ||

Tags terkait :