Sungai Tertutup batu dan kayu, 3 Hari Berjibaku Bersihkan Lumpur, Warga Trumon Apresiasi TNI-Polri

author
Sudirman Hamid

28 Dec 2025 15:47 WIB

Sungai Tertutup batu dan kayu, 3 Hari Berjibaku Bersihkan Lumpur, Warga Trumon Apresiasi TNI-Polri
TNI-Polri, Muspida dan warga melakukan normalisasi aliran sungai yang sempat tertutup batu dan kayu, pasca banjir bandang, Ahad (28/12/2025). INFORakyat.co/foto warga.
“Pasca banjir bandang menerjang Trumon Tengah pada Kamis, 25 Desember 2025, selama itu pula TNI-Polri, BPBD, Tokoh masyarakat dan masyarakat melakukan pembersihan material di badan jalan, lingkungan warga, fasilitas umum, bahkan aliran sungai,” kata Muhammad Nasir, S.I.P.

TAPAKTUAN | inforakyat.coSeluruh masyarakat Trumon Tengah Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, mengapresiasi keuletan dan kekompakan yang dibangun personel Polres Aceh Selatan, jajaran Kodim 0107, BPBD, Muspika, tokoh masyarakat dan penduduk setempat untuk melakukan pembersihan material lumpur, bongkahan kayu, bebatuan dan sampah yang berserakan di badan jalan, lingkungan warga dan fasilitas umum.

Upaya pembersihan sudah berlangsung selama tiga hari, sejak Jumat sampai hari ini Ahad, 26 sampai 28 Desember 2025. Ini bukanlah hal yang mudah untuk melakukan percepatan pemulihan hingga drainase dan aliran sungai.

"Pasca banjir bandang menerjang Trumon Tengah pada Kamis, 25 Desember 2025, selama itu pula TNI-Polri, BPBD, Tokoh masyarakat dan masyarakat melakukan pembersihan material di badan jalan, lingkungan warga, fasilitas umum, bahkan aliran sungai," kata Camat Trumon Tengah, Muhammad Nasir, S.I.P melalui daring kepada inforakyat.co, Ahad, 28 Desember 2025.

Personel Polres Aceh Selatan bersama jajaran TNI, Muspika dan warga berjibaku mempercepat pemulihan selama tiga hari pasca banjir bandang, Ahad (28/12/2025). INFORakyat.co/foto warga.

Selain mengandalkan tenaga secara manual, kegiatan gotong royong juga menerjunkan alat berat, berupa water canon, mobil pemadam kebakaran, alat berat excavator, truk dan mobil SAR. Upaya pembersihan juga tidak hanya satu titik, tetapi menjangkau sejumlah gampong (desa) di Trumon Tengah.

"Bapak-bapak polisi dikoordinir langsung oleh pak Kapolres, AKBP Teuku Ricki Fadlianshah, S.I.I dan Wakapolres. Pembersihan bukan hanya bertumpu di desa Ladang Rimba tetapi meluas ke gampong Pulo Paya, Gampong Teungoh dan Krueng Batee," beber Muhammad Nasir.

Menurut camat, khusus di Gampong Tengoh, kondisi aliran sungai tertutup batu dan kayu, akibatnya warga di gampong Krueng Batee tidak dialiri air bersumber dari sungai.

Atas kegigihan, keuletan dan kekompakan jajaran TNI-Polri, BPBD dan masyarakat, dipimpin Kasat Resnarkobal, AKP Muhammad Yunus, kesulitan air dapat teratasi.

Sementara itu, di desa Gunung Kapur personil Pos Damkar 06 Trumon Tengah membersihkan lingkungan dan ruangan sekolah PAUD yang berselemak material banjir.

"Ahamdulillah sekarang aliran air di dua desa itu sudah normal kembali. Kerja keras yang dibangun patut diucapkan terima kasih, gerak cepat TNI-Polri dan berbagai pihak selama tiga hari berhasil membuat aktivitas warga Trumon Tengah normal. Inilah wujud nyata bersamaan warga dengan TNI-Polri," ulasnya.

Informasi dihimpun, sejak hari pertama sampai akhir, Kapolres Aceh Selatan menerjunkan personel untuk aksi gotong royong pembersihan dan percepatan pemulihan. Kehadikan kepolisian bahu membahu dengan jajaran TNI Kodim 0107, Muspika Trumon Tengah, para Keuchik setempat, Damkar Pos 06 Trumon Tengah, perwakilan masyarakat tiap gompong 5 orang dan warga setempat. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Daerah, Bencana, Kepolisian, Bantuan, TNI, Banjir