“Tangga listrik (lift) Gedung C berkonstruksi lima lantai sebagai fasilitas evakuasi pasien rawat inap di Rumah Sakit Regional dr H Yuliddin Tapaktuan sejak lama mengalami kerusakan, ini menjadi kendala serius bagi pelayanan kesehatan dan pengunjung,” kata keluarga pasien.
TAPAKTUAN, inforakyat.co – Kondisi Rumah Sakit Umum Daerah-dr H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, salah satu rumah sakit Regional dan rujukan di wilayah Barat-Selatan di Aceh memprihatinkan, namun lanjutan pembangunan bersumber dari APBA Tahun 20025 sempat dibatalkan.
Pantauan media ini, tangga listrik (lift) sebagai sarana naik turun pengunjung dan evakuasi pasien rawat Inap di Gedung C berlantai 5 dalam keadaan rusak. Setiap hari harus dioperasikan secara manual oleh penjaga piket.

Kemudian, terdapat atap bocor di ruang istirahat pendamping pasien di lantai lima, terlihat air menggenangi lantai ketika hujan, serta plafon robek.
Baca Juga:
Simpatisan dan Pendukung sempat "Meradang", Abu Heri minta Sabar dan Dewasa menyikapi Kehendak Allah
Selain itu, ruas jalan di kawasan Gedung C dan B juga mengalami kerusakan, berlubang dan tergenang air. Belum lagi berbagai fasilitas yang harus dibenahi.

"Sering kami menunggu lama untuk naik ke lantai lima, karena penting dan perlu cepat terpaksa menggunakan tangga. Capeknya bukan main, bahkan lutut ikut gementar. Ini kendala serius yang harus segera diperbaiki," kata salah seorang keluarga pasien mengaku dari Kota Subulussalam, Minggu (21/9/2025).
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral, Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis EPSS
Sumber mengakui, jika pelayanan dan kelengkapan alat kesehatan serta dukungan tenaga medis sudah sangat baik dan maksimal. Namun sebagai rumah sakit rujukan perlu dibenahi dan ditingkatkan fasilitasnya, seperti lift dan ruas jalan serta kondisi Gedung.

"Terkait layanan dan dukungan medis serta peralatan kesehatan, kita akui sudah baik, namun kondisi bangunan dan fasilitas lain harus ditingkatkan, masak rumah sakit selevel regional lift saja amburadul," timpal Hendri salah seorang keluarga pasien lain.
Dikonfirmasi kepada salah seorang karyawan, pihaknya mengaku kalau lift sering macet. Bahkan pernah terjadi pasien duevakuasi melalui tangga akibat lift tidak berfungsi.
"Pernah bang, kami terpaksa menandu (mengangkat) pasien untuk naik ke lantai lima melalui tangga. Habis mau bagaimana lagi, pasien harus masuk ruang rawat inap, ini berat, sulit dan berisiko, tetapi harus dilaksanakan" beber petugas yang namanya diminta dirahasiakan.

Baca Juga:
Ada apa!! Sejumlah Kepsek SMA dan SMK di Aceh Tenggara diduga Dipanggil Penyidik Polda Aceh
Diketahui, di RSUD-YA Tapaktuan terdapat lima unit tangga listrik (Lift), di Gedung Rawat Inap A berjumlah dua Lift, Gedung B satu, Gedung C satu, kemudian di Blok A sebagai fasilitas menuju ruang Laboratorium Kateterisasi (Cath Lab) satu.
"Kalau lift di Gedung C memang sudah sejak lama rusak, sampai saat ini belum diperbaiki. Ditengah-tengah aspirasi masyarakat meminta pelayanan dan kelengkapan ditingkatkan, tender lanjutan Pembangunan justru dibatalkan," imbuh sumber lagi.

Sebagaimana diketahui, Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) tentang tender lanjutan Pembangunan Rumah Sakit Rujukan regional dr. H Yuliddin Away Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan senilai Rp.15.914.142.000, sumber APBD Tahun 2025 Dinas Kesehatan Aceh dibatalkan.
Baca Juga:
Bupati Oyon Kagum, Atlet Aceh Singkil Boyong 5 Medali Cabang Pencak Silat di Pra-PORA 2026 Simeulue
Pasca pembatalan tender, aksi protes bermunculan di berbagai media dari masyarakat, LSM hingga anggota legislatif (DPRA), akan ada perubahan atau lebih parah dari Tahun 2025??. ||





