Tender Lanjutan Pembangunan RSUD-YA Tapaktuan Rp.15,9 M Dibatalkan Pemprov Aceh, Jalan Rusak Dibangun dengan Dana BLUD

author
Sudirman Hamid

23 Sep 2025 16:27 WIB

Tender Lanjutan Pembangunan RSUD-YA Tapaktuan Rp.15,9 M Dibatalkan Pemprov Aceh, Jalan Rusak Dibangun dengan Dana BLUD
Ruas jalan rabat beton dari areal perkantoran sampai Gedung A RSUD-YA Tapaktuan, Aceh Selatan terlihat mulus usai diperbaiki, Selasa (23/9/2025). INFORakyat.co/Sudirman Hamid.
“Ruas jalan di kawasan RSUD-YA Tapaktuan yang selama ini mengalami kerusakan, berlubang dan tergenang air, kini mulai terlihat aktivitas perbaikan, bahkan sebagian sudah mulus”

TAPAKTUAN, inforakyat.co– Ruas jalan sebagai akses transportasi di kawasan pusat layanan kesehatan, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah-dr.H. Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, semula rusak parah, kini terlihat mulai diperbaiki, bahkan sebagian sudah mulus dibangun.

"Lebih kurang seminggu lalu, ruas jalan ini masih rusak, sekarang sudah selesai dibangun. Tinggal di kawasan Gedung ICU sampai Gedung C yang belum dikerjakan, tetapi materialnya sudah terlihat disiapkan di lokasi," ujar Armanto mengaku berasal dari Kota Subulussalam, Selasa (23/9/2025).

Sebagai pendamping pasien yang dirujuk dari RS H. Merah Sakti Kota Subulussalam, pihaknya turut prihatin atas pembatalan tender lanjutan Pembangunan rumah sakit Regional rujukan dr Yuliddin Away.

"Sebagai rumah sakit rujukan, warga Subulussalam sering berobat ke sini. Kami turut prihatin atas pembatalan tender. Seharusnya, pemerintah Aceh bekerja keras untuk meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit ini. Pelayanan dan keberadaan dokter spesialis sudah oke, hanya tinggal pembenahan fasilitasnya saja," imbuh sumber.

Ia menyebutkan ruas jalan yang kemarin berlubang dan tergenang air, mulai diperbaiki. Pihaknya menilai yang menjadi urgency adalah lift di gedung C, hendaknya segera ditangani untuk memudahkan pengunjung dan evakuasi pasien.

PLT Direktur BLUD RSUD-YA Tapaktuan, dr. Erizaldi, M. Kes, Sp. OG yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya sedang mengupayakan perbaikan di beberapa sektor di tengah-tengah kondisi efisiensi anggaran.

"Benar pak, ruas jalan di kawasan rumah sakit sedang kita perbaiki, dan ada yang sudah selesai. Ruas jalan berkonstruksi Rabat Beton ini dibangun dengan anggaran BLUD tahun 2025. Sesuai instruksi bapak bupati, upaya pembangunan dan perbaikan dilaksanakan bertahap dengan pertimbangan kemampuan keuangan," ucap Erizaldi.

Dr. Erizaldi memaparkan, sejak menjabat PLT, pihak terus melakukan perubahan, baik kualitas pelayanan, kedisiplinan maupun fasilitas, kendalanya adalah keuangan.

"Habis bagaimana lagi pak, rencana lanjutan Pembangunan senilai Rp 15,9 miliar sudah dibatalkan, ini menjadi sandungan dalam meningkatkan pelayanan publik, mudah-mudahan pada tahun 2026 mendatang dapat terakomodir dan berjalan lancar," ungkapnya saat melakukan pengawalan rutin di lantai 5 gedung C.

Atas kondisi itu, pihaknya meminta masyarakat Aceh Selatan dan warga kabupaten tetangga bersabar, mungkin semua ada hikmahnya. "Atas arahan dan petunjuk pimpinan, kita gerakan perbaikan secara bertahap dan pelan-pelan, sampai dialokasikan anggaran dari pemerintah Aceh dan pusat," jelasnya. ||

Tags terkait :

Editor : Redaksi

Kanal : News, Kesehatan, Pemerintah, RSUD