“Pelajar SMP se Aceh Selatan mengikuti kompetisi FLS3N dan O2SN, pelajar tidak hanya mampu menguasai akademik tetapi juga digembleng non akademik. Penyaluran bakat dan mengasah kemampuan momentum bergengsi dari level daerah hingga nasional bahkan internasional,” papar Kabid Pembinaan SMP, Debi Sunandar, S.Pdi.
TAPAKTUAN | INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyelenggarakan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tahun 2026 di SMP Negeri 2 Tapaktuan, Sabtu, 23 Mei 2026.
Perhelatan talenta non akademik itu dibuka Bupati Aceh Selatan diwakili Asisten Pembangunan dan Ekonomi, Iskandar Burma, SE.Ak, M,Si, diikuti sejumlah pejabat dan para kepala sekolah SMP se Aceh Selatan.
"Kompetisi FLS3N dan O2SN merupakan wadah untuk melahirkan bibit unggul generasi muda Aceh Selatan, khususnya jenjang SMP. Anak didik bukan hanya dihadapkan dengan kemampuan, tetapi diuji keberanian tampil di hadapan massa serta bersaing dengan peserta lain," ujar Iskandar Burma.
Ia menambahkan, sesuai arahan bapak bupati, jadikan momentum ini untuk ajang mengasah kemampuan serta merajut prestasi. Bagi yang memang jangan terlalu gembira, dan yang kalah jangan bersedih, tetapi bangkit untuk lebih maju dan lebih berprestasi hingga dapat mengharumkan nama daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Aceh Selatan, Redha Nisfu, S.Pd dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP, Debi Sunandar, S.Pdi, menyebutkan bahwa melalui kegiatan FLS3N dan O2SN tahun 2026 para pelajar membentuk kualitas pendidikan bangsa di sektor non akademik.

"Anak didik tidak hanya berkutat dengan akademik semata namun perlu dibarengi kemampuan non akademik. Ini sesuai regulasi yang diamanahkan Kemendikbud," tegas Debi Sumandar.
Baca Juga:
Dua hari dikerahkan pencarian di Sungai Bakongan, Jasad Syarkani ditemukan meninggal dunia
Selain menguji dan mengasah kemampuan di khazanah kesenian, olahraga dan kebudayaan, momentum ini juga menjadi wadah silaturahmi antar pelajar, dewan guru dan kepala sekolah SMP se Aceh Selatan.
"Nantinya, bagi Juara I pada Cabang yang diperlombakan akan mengantongi tiket untuk berjuang di tingkat provinsi hingga nasional. Selamat berjuang dengan mengedepan profesionalitas," tandasnya.
Kegiatan FLS3N dan O2SN tahun 2026, terselenggara atas partisipasi dan kerjasama para guru dan kepala SMP yang tergabung dalam MKKS se Aceh Selatan.
Baca Juga:
Simpatisan dan Pendukung sempat "Meradang", Abu Heri minta Sabar dan Dewasa menyikapi Kehendak Allah
Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Fatayuddin,S.Pdyang juga ketua MKKS serta Ketua PGRI Aceh Selatan berharap agar pemerintah daerah dapat menganggarkan dana untuk kegiatan event-event bergengsi tahun 2027 mendatang.
"Sehebat apapun kemampuan siswa-siswi Aceh Selatan, jika tanpa dukungan pendanaan dalam pelaksanaan tentunya akan hambar. Pelajar yang berhasil meraih juara sepatutnya diberikan uang pembinaan, piala dan penghargaan. Lebih penting lagi anggaran untuk melesat atau mengikuti event ke tingkat provinsi," pinta Fatayuddin.
Baca Juga:
Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral, Diskominfo Nagan Raya Gelar Pembinaan Teknis EPSS
Fatayuddin menjelaskan, perhelatan FLS3N diikuti oleh 126 peserta, sementara O2SN ikut berjuang sebanyak 80 pelajar di seluruh SMP dalam wilayah Aceh Selatan.
"Para peserta yang mengikuti seleksi tingkat kabupaten merupakan perwakilan yang telah lolos seleksi tingkat rayondi wilayah masing-masing," imbuh Fatayuddin.
Khusus FLS3N diperlombakan Cabang Menulis Cerita, Menyanyi Solo, Mendongeng, Ilustrasi, Pantomim, Tari Kreasi, Musik Tradisional, dan Ansambel.
Sedangkan di event O2SN tahun 2026 memperlombakan Cabang Bulu tangkis pa/pi, Pencak Silat pa/pi,atletik pa/pi, dan Renang pa/pi. ||





