“Peristiwa bencana alam yang menimpa wilayah Nagan Raya pada akhir November 2025, Bupati telah menetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir melalui Surat nomor: 300.2.1/400/Kpts/2025 tanggal 27 November 2025, namun 14 unit bangunan pada tiga SKPK belum menghapus kerusakan/kehilangan bangunan,” papar Tim Auditor BPK RI Perwakilan Aceh.
NAGAN RAYA | INFORakyat.co – Hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan BPK-RI Perwakilan Aceh di lokasi bencana menunjukan 14 unit bangunan pada tiga Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Kabupaten Nagan Raya telah hancur total, namun masih belum dilakukan penghapusan dan masih disajikan Akun aset Tetap, Gedung dan Bangunan.
Dipetikan sajian dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan(LHP) BPK-RI Perwakilan Aceh Nomor:
5.A/T/LHP/DJPKN-V.BAC/PPD.01/
Tiga SKPK yang belum menghapus BDM terdiri; Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nagan Raya, PUPR dan Dinas Kesehatan.
Bangunan yang hancur diterjang bencana banjir tetapi masih terdata pada Akun aset Tetap, Gedung dan bangunan. Pada hal Bencana banjir di Wilayah Nagan Raga telah ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana oleh Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H, MH, berikut 14 bangunan dimaksud:
1. Polindes Blang Meurandeh (Dinas Kesehatan), nilai perolehan Rp. 388.530.000, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 310.824.000,00.
2. SDN 2 Beutong Ateuh Desa Blang Meurandeh (Disdikbud), nilai Rp. 335.251.661, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 254.791.262,00.
3. Gedung SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.1.131.211.563, dan dinilai buku 31 Desember 2025 Rp.656.102.707,00.
4. Perpustakaan SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.353.604.896,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp.205.090.840,00.
5. Laboratorium IPA SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.420.000.000,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 243.600.000,00.
6. Tempat Wudhu SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Perolehan Rp. 99.952.002,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp.97.453.202,00.
7. Bangunan Gedung Permanen SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp. 1.687.770.976,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp.1.195.731.652,00.
Baca Juga:
Ruas jalan Rusak, Kaliber Group dan Warga Tawar Sedenge Gotong Royong Perbaiki Secara Swadaya
8. Bangunan Pagar SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp. 447.094.000,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 321.907.680,00.
9. Bangunan RKB SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.157.100.000,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 128.822.000,00.
10. Bangunan Toilet SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.109.379.075,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 106.826.897.00.
11. Bangunan Rumah Dinas Kepsek SMPN Beutong Ateuh (Disdikbud), nilai Rp.551.461.953,00, dan nilai Buku per 31 Desember 2025 Rp.484.367.415,00.
12. Jembatan Alue Siron (Dinas PUPR), nilai perolehan Rp.972.831.944,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp. 622.612.444,00.
Baca Juga:
Data LPSE, Proyek Pembangunan lanjutan RSUDYA Tapaktuan Dilelang, Anggaran Capai Rp13,8 Miliar
13. Intake D.I Blang Puuk (Dinas PUPR), nilai perolehan Rp. 770.016.362,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 Rp.660.930.711,00.
14. Intake D.I Blang Meurandeh Beutong (Dinas PUPR), nilai Rp.360.224.000,00, dan nilai buku per 31 Desember 2025 tertera Rp.261.162.400,00.
Dari 14 bangunan tersebut diantaranya sebanyak 10 unit berada di bawah pengelolaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, satu Dinas Kesehatan dan tiga unit lagi dibawah pengawasan Dinas PUPR. Total nilai perolehan sebesar Rp. 7.784.428.432,00 dan nilai buku per 31 Desember 2025 senilai Rp.5.550.223.210,00. ||







