9 Pejabat Nagan Raya ikut Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama di USK Banda Aceh

author
REDHA

1 Jam yang Lalu

9 Pejabat Nagan Raya ikut Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama di USK Banda Aceh
Sembilan Pejabat Kabupaten Nagan Raya mengikuti Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi JPT Pratama di Kampus Magister USK Banda Aceh. Minggu (24/5/2026). INFORakyat/Dok. Diskominfo.
“Evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan profesionalitas aparatur pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah, terkhusus Nagan Raya,” ujar Bupati, Dr. Teuku Raja Keumangan.

NAGAN RAYA | INFORakyat.co – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menggelar Evaluasi Kinerja (Evkin) dan Uji Kompetensi (Ujikom) Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama basejumlah pejabat eselon II kabupaten setempat, kegiatan berlangsung di Aula Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh, Minggu, 24 Mei 2026.

Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H. M.H, mengatakan bahwa evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pemerintahan daerah.

"Evaluasi kinerja dan uji kompetensi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kualitas dan profesionalitas aparatur pemerintah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah," ujar Teuku Raja Keumangan atau lebih dekat disapa TRK.

Menurutnya, birokrasi memiliki peran penting dalam membantu kepala daerah merealisasikan visi dan misi pembangunan yang telah disampaikan kepada masyarakat.

"Fungsi utama birokrasi atau pejabat eselon II adalah membantu pimpinan daerah dalam merealisasikan visi dan misi pembangunan," jelasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut juga menjadi bagian dari proses penyelarasan organisasi, khususnya bagi pejabat yang telah cukup lama menduduki jabatan tertentu di lingkungan Pemkab Nagan Raya.

"Melalui kegiatan ini semoga tercipta birokrasi yang semakin profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat," pungkasnya.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Prof. Dr. Mukhlis, S.E., M.S., menjelaskan, pelaksanaan evaluasi kinerja dan uji kompetensi JPT Pratama dilakukan melalui sejumlah tahapan.

"Tahapan pertama yaitu rapat persiapan panitia seleksi yang dilaksanakan pada 13 Mei 2026, selanjutnya sosialisasi kepada peserta pada 20 Mei 2026, penulisan makalah pada 21 Mei 2026, dan pemaparan makalah pada 24 Mei 2026," ungkap Prof. Dr. Mukhlis.

Selanjutnya, penyampaian hasil kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) pada 26 Mei 2026, pengusulan pertimbangan teknis kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 29 Mei 2026, hingga rencana pelantikan yang dijadwalkan pada 6 Juni 2026 setelah terbitnya pertimbangan teknis BKN.

Adapun peserta Evaluasi Kinerja dan Uji Kompetensi tersebut sebagai berikut:

1.       Kepala Dinas Pendidikan, Zulkifli, S.Pd.

2.       Kepala Dinas Lingkungan Hidup, T. Zeddy Surachman, S.E., M.Si.

3.       Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Saiful Bahri, S.H, M.H.

4.       Kepala Dinas Perkebunan, Bustami, S.Pd.

5.        Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Mahlil, S.E., M.Si.

6.       Kepala Pelaksana (Plt) BPBD, Irfanda Rinadi, S.STP.

7.       Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Ir. H. Hizbulwatan.

8.       Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Zulfikar, S.H.

9.       Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Amran Yunus, S.P., M.T.

Sementara itu, Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas yang dipimpin.

Ia menyebutkan, kegiatan evaluasi kinerja dan uji kompetensi tersebut merupakan langkah positif dalam mendorong lahirnya birokrasi pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah di masa mendatang.

"Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya aparatur pemerintah daerah. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi sangat penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern dan berkualitas," ujar Prof. Mirza Tabrani. ||

Tags terkait :