“Kalau memang bupati Aceh Singkil sudah berada di lokasi, mengapa tidak masuk ke ruang sidang DPRK? Ini menimbulkan pertanyaan publik, ada apa sebenarnya??” kata Budi Harjo.
ACEH SINGKIL | INFORakyat.co — Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil dengan agenda pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) belum terlaksana sesuai jadwal, malah di skor padahal pimpinan daerah sudah datang ke lokasi.
Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon dilaporkan hadir di gedung DPRK, namun tidak memasuki ruang sidang hingga rapat tak kunjung dimulai, pada akhirnya Rapat diskor sampai Rabu besok, 8 April 2026.
Informasi dihimpun, sejumlah anggota DPRK yang hadir tampak menunggu di ruang paripurna tanpa kepastian waktu pelaksanaan.
Agenda pengesahan APBK yang menjadi dasar pembiayaan program pembangunan dan pelayanan publik pun terancam tertunda, jadwal molor dan ditunda.
Pemerhati daerah, Budi Harjo, menilai situasi tersebut tidak lazim. "Kalau memang bupati Aceh Singkil sudah berada di lokasi, mengapa tidak masuk ke ruang sidang DPRK? Ini menimbulkan pertanyaan publik, ada apa sebenarnya?? Ujarnya Selasa, 7 April 2026.
Menurut dia, kondisi itu mengindikasikan adanya persoalan, baik dalam komunikasi politik antara eksekutif dan legislatif maupun pada substansi anggaran yang belum disepakati.
Ia mengingatkan bahwa keterlambatan pengesahan APBK belum disahkan itu berdampak pada masyarakat. "APBK menyangkut kepentingan publik. Jika tertunda, program pembangunan dan pelayanan publik serta pelaksanaan pembangunan ikut terhambat," papar Budi Harjo, mengaku memprihatinkan.
Budi Harjo juga meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan terbuka kepada publik guna menghindari spekulasi atau multi tafsir negatif serta dinilai dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap eksekutif dan legislatif.
Sementara itu Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, yang sejak sore hadir di kantor DPRK beralasan jika dirinya menunggu keputusan dari anggota dewan.
"Tadi kita menunggu keputusan dan kejelasan anggota dewan, karena belum ada keputusan, itu saja," kata Safriadi usai rapat diskor. ||




